Harapan Dirjen ESDM, PLTB Tolo Layak Diresmikan Presiden RI

2

 

Jeneponto, Batarapos.com – Dirjen Kementrian Ketenagalistrikan dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Rida Mulyana, berkunjung ke PLTB Tolo, Kelurahan Empoang Utara, Kecamatan Binamu, Kabupaten Jeneponto, Sulawesi Selatan. Jum’at (6/9/19).

 

Dalam kenjunganya ke PLTB Tolo, Rida Mulyana juga didampingi oleh Dirjen serta beberapa Pejabat PT. PLN (Persero).

 

Rida Mulyana, mengatakan, Kunjungan tersebut dalam rangka untuk memastikan tentang project pembangkit listrik tenaga bayu atau PLTB.

 

“Saya senang sekali bisa hadir disini, dan memang betul kunjungan saya untuk memastikan project pembangkit listrik tenaga bayu,’’ katanya

 

Menurutnya, PLTB Tolo tersebut sangat layak untuk diresmikan oleh Presiden RI. Pasalnya PLTB Tolo dibangun pada tahun 2016 lalu, dan di COD kan sekitar bulan mei 2019 lalu.

 

“PLTB Tolo ini sangat layak untuk diresmikan oleh Presiden,” jelasnya Rida.

 

Ia juga katakan, bahwa selama 3 bulan terakhir ini, produksi listrik mengalami peningkatan.

 

“Selama 3 bulan ini saya lihat priduksi listrik sangat meningkat dan bagus, sebagaimana telah dilaporkan dan kelihatan sangat komising, dan akan dikembangkan lebih lanjut kedepannya,” jelas Rida.

 

Selain itu, ia juga mengatakan, ada beberapa isu yang dapat ditingkatkan begitu saja. Seperti Broadcasting dimana perkiraan cuaca dan kondisi tiupan angin sangat mempengaruhi produksi listrik.

 

“Memang ada beberapa isu isu yang saya lihat masih bisa ditingkatkan begitu saja, misalkan broadcasting yang perkiraan cuaca sangat tergantung dari kondisi tiupan angin, itukan sangat mempengaruhi pruduksi listrik,” ucapnya Rida.

 

“Bukan apa-apa itu dibutuhkan oleh temen-temen PLN yang mendistribusikan dan membalas permintaan dan suplai listrik,” tambahnya.

 

Ia menambahkan, ketika tiba-tiba anging kurang kencang tiupanya, itu harus di backup untuk menyiapkan babnya agar lebih kencang dan menjamin energi bagus kualitasnya.

 

“teman-temen PLN yang mendistribusikan dan membalas permintaan suplai listrik gitu kan, kalau misalkan tiba – tiba anginnya kurang kenceng bertiup pasti harus ada backup nya, untuk menyiapkan babnya lebih cepat dalam rangka untuk menjamin energi bagus kualitasnya,” pungkasnya. (Ridwan Tompo)

SebelumnyaKetua Bhayangkari Bersama Rombongan Kunjungi Penderita Kanker di Desa Buangin
SelanjutnyaHusler Pimpin Rapat Persiapan FKN di Wotu