Impian Masyarakat Terjawab, Jembatan Watu Diresmikan Gubernur Sulsel

80

Bone, batarapos.com – Jembatan Watu merupakan akses perioritas utama sebahagian masyarakat Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan. Jembatan yang terletak di Desa Watu, Kecamatan Cenrana ini menghubungkan sedikitnya 15 Desa dengan jumlah penduduk sekitar 20 ribu jiwa yang tersebar.

Tepatnya hari ini, Gubernur Sulawesi Selatan Prof Dr HM Nurdin Abdullah didampingi Bupati Bone H Andi Fashar Padjalangi meresmikan jembatan Watu. Sabtu (9/1/2021).

Peresmian yang berlangsung saat itu, disaksikan langsung dari berbagai kalangan masyarakat yang begitu antusias menanti, begitu juga para rombongan Gubernur Sulsel serta para forkopimda dan unsur muspida yang hadir.

Harapan saya setelah adanya jembatan permanen ini dapat dirasakan dan manfaatnya oleh masyarakat. Dimana jembatan merupakan urat nadi perekonomian rakyat jika akses jembatan bagus otomatis tingkat kesejahteraan rakyat pastilah meningkat“, ujar Gubernur Sulsel Prof Dr HM. Nurdin Abdullah.

Jembatan Watu yang sifatnya permanen senilai 10 milyar lebih merupakan bantuan Provinsi Sulsel masuk ke batang tubuh APBD Kabupaten Bone“, tambah Bupati Bone Dr H. Andi  Fahsar M Padjalangi.

Sementara itu Camat Cenrana M. Amin Kadir sedikit membeberkan dengan keberadaan jambatan Watu tersebut, dimana sebelumnya hanya berupa jembatan kayu dengan kondisi cukup memprihatinkan pula.

Meski sudah mendapat anggaran berupa pembangunan fisik yang sifatnya darurat pada sekitar tahun 1995 silam oleh Almarhum H. Zainal Basri Palaguna yang saat itu masih menjabat sebagai Gubernur Sulawesi Selatan.

Alhamdulillah saya selaku pemerintah daerah di kecamatan Cendarana berterima kasih kepada Bapak Gubernur Sulsel mau membangun Daerah kami tak luput juga dukungan Bupati”, ungkap M.Amin Kadir.

Keberadaan jembatan Watu sangat di harapkan oleh masyarkat, sebagai akses transportasi masyarakat demi membangun kesejahteraan Rakyat. Di Kecamatan ini potensi sumber daya alamnya cukup luar biasa baik di sektor perikanan maupun sektor pertanian.

Begitu juga diungkapkan oleh Ilham selaku Sekertaris Desa Latonrong saat ditemui awak media juga menceritakan dengan keberadaan jembatan Watu tersebut.

Kata Ilham, Akses ini merupakan perioritas utama masyarakat bahkan setiap harinya dilalui baik kendaraan seperti truk pengangkut beras, material, begitu pula kendaraan roda dua sebagai jalur utama mereka.

Meskipun kondisinya agak rapuh namun tetap di jalaninya karena lewat jembatan itu aksesnya cepat, biasa juga terjadi kecelakaan ban mobil terpeleset di sela-sela kayu jembatan Watu, namun hal itu tak diperdulikan masyarakat. Dan Alhamdulillah Jembatan permanen yang di bangun pemerintah Daerah sangat di apresiasi oleh seluruh masyarakat,” tutup Ilham. (Yusri/Hana).