IRT di Sindu Agung Buka Wisata Pemancingan

611

Luwu Timur, batarapos.com – Seorang ibu rumah tangga yang bernama Yuli Astuty atau biasa di panggil ibu Arham bersama kedua adiknya Muh.Nur lulusan s1 keperawatan dan putri handayani seorang mahasiswa tehnik industri semester 2 membuka tempat wisata pemancingan di Dusun Kalaena Desa Sindu Agung kecamatan Mangkutana Kabupaten Luwu Timur, yang dimulai Minggu (30/5/2021).

Yuli Astuti mengatakan, Adapun sintemnya, cara mainnya atau aturannya kalau mau memancing di kolam, Maka di sini kami akan jelaskan.

Dikolam kita aturan mainnya yaitu membayar biaya masuk sebesar Rp 5.000 dengan sistim ikan yang didapat untuk di bawa pulang di timbang dengan rincian harga sebagai berikut, ikan lele = 20.000/kg, ikan Nila=25.000/kg, ikan mas/karper=35.000/kg, ikan patin=50.000/kg, ikan Bawal=50.000/kg,” ujar Yuli Astuti.

Sebenarnya yang kami jadikan tempat wisata pemancingan ini dulunya adalah lahan persawahan milik orang tua kami, tapi karna lahan persawahan ini sangatlah berlumpur jadi ketika orang tua kami mengolahnya membutuhkan tenaga yang extra apalagi ketika musim panen terkadang tidak bisa di panen memakai combain atau doser padi,” tambah Yuli Astuti.

Yuli Astuti melanjutkan, Berawal dari itulah ide atau gagasan kami muncul bermaksud untuk meringankan pekerjaan orang tua kami.

Lahan yang luasnya sekitar 15.000 m persegi di sulap menjadi kolam-kolam besar menggunakan excavator sekitar 2 tahunan yang lalu.

Lalu di tebar beberapa jenis ikan. Awalnya ikan yang di panen hanya di jual saja, namun seiring berjalannya waktu dengan melihat lihat market dari banyaknya masyarakat sekitar yang hoby memancing munculah sebuah ide atau gagasan untuk membuka tempat wisata pemancingan,” lanjut Yuli Astuti

Sehingga yang awalnya membuat kolam untuk meringankan perkerjaan orang tua kini menjadi tempat wisata pemancingan yang ramai di kunjungi orang dari berbagai daerah untuk sekedar menyalurkan hobinya, untuk mengisi waktu luang, untuk menikmati hari libur, ada juga datang memang untuk memperoleh ikan dari memancing.

Yuli Astuti menjelaskan, bahwa yang datang berkunjung ada yang datang bersama teman-temannya, ada yang membawa keluarga, ada yang bersama relasi kerja, ada yang datang bersama anak dan istrinya.

Untuk sekarang ini pemancingan kami baru menyediakan kolam dan belum memiliki fasilitas yang memadai dan mendukung, tapi Insha Allah pelan-pelan kami akan menyediakan fasilitas yang di butuhkan demi kenyamanan pengunjung,” tutup Yuli Astuti. (Mus)

SebelumnyaKabag Pemerintahan Akram Risa Jabat Plt Camat Malangke Gantikan Tasman Yang Masuki Masa Pensiun
SelanjutnyaPolisi Tangkap 3 Orang Terduga Pengedar Sabu di Malili