Istri Meninggal Dunia, Suami Tuduh Tetangga Sebagai Penyebabnya, Begini Kronologisnya !

4

Makassar, Batarapos.com – Tidak terima difitnah, Hj. Bunga Eja (61) warga Perumahan Berlian Permai, Kelurahan Tamangapa, Kecamatan Manggala, Kota Makassar Sulawesi Selatan. menyambangi Polsek Menggala, di jalan Lasuloro Raya, Kota Makassar. Minggu (22/9/19).

Kedatangan Hj. Bunga Eja di Polsek Menggala didampingi Cucunya (Jumriadi) guna mengadukan (Ramli) atas tuduhan pencemaran nama baik yang dialaminya.

Saat dikonfirmasi Hj. Bunga Eja menuturkan, dimana isu tersebut baru diketahuinya sekitar seminggu yang lalu melalui tetangganya sendiri.

“Tetangga saya (Haslinda) yang kasi tau kalau penyebab kematian (Alm. Samsia red) saya katanya yang guna-gunai (Doti), pantas (Ramli red) selama ini diam-diam sama saya,” tuturnya.

Hj. Bunga Eja juga menuturkan, pantas di kompleks perumahan banyak warga yang tidak seperti dulu lagi. Ternyata ada isu seperti ini terhadap keluarga saya.

“Saya sudah lama di kompleks ini, mulai dari tahun 2004 sampai sekarang, baru ada cerita seperti ini,” tegasnya.

Masih Hj. Bunga Eja, setelah saya telusuri, ternyata memang benar atas tuduhan Ramli terhadap saya selama ini. Bahkan ia (Ramli) juga menghasut anak tetangga saya (Haslinda) untuk melarang dekat-dekat dengan keluarga saya.

Sebelumnya tim Batarapos.com menyambangi (Haslinda) tetangga Hj. Bunga Eja, Sabtu, (21/9/19) yang merupakan saksi pembicaraan Ramli pada saat itu.

Dihadapkan Media (Haslinda) menuturkan, waktu meninggal (Samsia.Alm) memang Hj. Bunga Eja yang dituduh guna-gunai (Doti) sehingga istrinya meninggal dunia.

“Saat itu saya bersama Hj. Suri di rumahmya (Ramli) disitulah dia bercerita sama saya, kalau istrinya meninggal akibat diguna-gunai (Didoti) oleh Hj. Bunga Eja karena faktor iri hati,” ucapnya.

Lanjut Haslinda, Ramli juga pernah menceritakan kepada saya, dimana waktu (Samsi) sakit perilakunya seperti Hj. Bunga Eja.

“Bapaknya (Ramli red) bicara sama saya. Ada videonya itu (Samsia) waktu sakit, gaya-gayanya seperti (Hj. Bunga Eja) kalau datang penyakitnya,” tutur Haslinda.

Masih Haslinda, Saudaranya saja Bapaknya Agung (Ramli) tau kalau Hj. Bunga Eja yang dituduh guna-gunai (Doti) ki, sehingga meninggal.

“Anak saya saja pernah diprovokatori oleh Ramli. Dia bilang jangan liat matanya Hj. Bunga Eja,” paparnya Haslinda.

Atas peristiwa tersebut, Hj. Bunga Eja merasa dirugikan serta sudah mencoreng nama baiknya dan keluarganya.

“Ini merupakan pencemaran nama baik, dan saya selaku korban tuduhan tersebut sangat tidak menerima,” tutup Hj. Bunga Eja. (Yusri)

SebelumnyaGubernur Sulsel Instruksikan DPLHD Bangun Sinergi Dengan Daerah Bawahan
SelanjutnyaJual Potensi Wisata, Desa Bonto Ujung Perkuat Sinergitas Stakeholder Kelapa Muda