Luwu Timur, batarapos.com – Pasca terjadinya sengketa lahan yang berujung maut dan pembakaran lima rumah di Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Luwu Timur, selasa (5/11/19) kemarin.
Jajaran Polres Luwu Timur berhasil meredam situasi yang sempat memanas dan berhasil mengamankan terduga pelaku pembunuhan dan para terduga pelaku pengrusakan dan pembakaran rumah hanya menghitung waktu satu hari.
Keberhasilan jajaran Polres Luwu Timur tersebut mendapat ucapan terima kasih dari salah seorang putra asli Loeha (Aripin, S.Ag) yang juga merupakan anggota DPRD Luwu Timur.
“Saya sebagai putra Loeha sangat berterima kasih kepada seluruh jajaran Polres Luwu Timur atas respon cepat dan keberhasilannya meredam situasi sehingga tidak melebar, serta berhasil menangkap para pelaku pengrusakan dan pembakaran rumah serta terduga pelaku pembunuhan” Ucap Aripin.
Ia juga mengimbau kepada seluruh keluarga dan masyarakat seberang danau agar sigap menyelesaikan masalah melalui mediasi kekeluargaan.
“Saya mengimbau kepada keluarga dan masyarakat seberang danau agar setiap permasalahan dapat diselesaikan secara kekeluargaan, tidak harus dengan kekeraaan” Imbaunya.
Dikabarkan sebelumnya, Sultan tewas akibat tebasan parang dileher, yang berbuntut saling balas serangan dan mengakibatkan lima unit rumah terbakar. (***).










