Ketua JPKP Kabupaten Luwu Utara, Minta Kasus Aqila Diusut Oleh Pihak Kepolisian

86

Masamba, Batarapos.com – Operasi dokter rumah sakit (RS) Hikmah Masamba diduga gagal, mengakibatkan Aqila (4) meninggal dunia, setelah dirujuk ke rumah Sakit Sawerigading, Kota Palopo.

Ketua Jaringan Pendamping Kebijakan Pembangunan (JPKP) kabupaten Luwu Utara M. Darwis, mengatakan bahwa kematian Aqila (4) perlu diusut tuntas oleh pihak kepolisian.

Darwis menambahkan bahwa “Korban Aqila meninggal dunia diduga setelah mengkomsumsi obat racikan berbentuk puyer yang diserahkan oleh pihak rumah sakit, sehingga Aqila mengalami demam tinggi, bibirnya pecah-pecah dan kulitnya melepuh,” jelasnya.

Hal tersebut juga diungkapkan orang tua korban Aqila, Farmi (35) saat ditemui oleh media Batarapos.com dikediamannya di desa Tulung Indah, kecamatan Sukamaju, kabupaten Luwu Utara. Rabu kemarin (9/10/19).

“Sebab ada indikasi dugaan malpraktek yang dilakukan oleh dr. Suwanto Sp B Fics alias dr wawan, (Ahli bedah). Serta ini juga ditujukan kepada komite medik dan para dokter dan pihak rumah Sakit Hikmah,” terang Darwis.

Sementara itu, dr Suwanto menanggapi tuduhan tersebut saat dikonfirmasi oleh pihak media online bersama media televisi di ruang direktur, mengatakan bahwa “Kami tetap melakukan pelayanan maksimal terhadap korban Aqila dan semua biaya rumah sakit, kita tidak membebankan kepada korban bahkan kami melakukan penggalangan dana untuk korban Aqila,” kata dr Wawan sapaan akrabnya.

Dr Wawan menambahkan “Operasi yang kita lakukan sudah sesuai prosedur. Kita rujuk Aqila ke Rumah Sakit wilayah Kota Palopo, karena pada saat itu dokter yang menangani tidak ada ditempat. Jadi semua sudah kita jalankakan sesuai prosedur,” jelas dr. Suwanto.

Setelah diturunkan berita ini, belum ada permintaan maaf dari dr Wawan bahkan dari pihak rumah sakit Hikmah sekalipun. (Drs)

SebelumnyaPemkab Lutim Ekspose Hasil Pengendalian & Evaluasi RKPD TW III
SelanjutnyaTinggal Seorang Diri, Lansia di Bone Tidak Mendapat Perhatian Pemerintah