Panitia Pelaksana Festival Keraton Nusantara XIII di Luwu, Terlantarkan Rombongan Dari Beberapa Kerajaan

45

Palopo, Batarapos.com – Festival Keraton Nusantara (FKN) XIII Tana Luwu 2019 yang berlangsung di Kota Palopo dikeluhkan oleh sejumlah rombongan dari kerajaan Se-Nusantara yang hadir, khususnya dari kerajaan Tallo yang mengaku sangat kecewa.

 

Karena kecewa dengan pelayanan panitia pelaksana, beberapa rombongan kerajaan memilih membubarkan diri pada saat acara FKN XIII yang baru akan dibuka oleh Gubernur Sulsel, Prof Nurdin Abdullah di lapangan Pancasila, Senin (9/9/19) seperti rombongan Jogyakarta.

 

Bahkan ada yang memilih kembali ke daerahnya masing-masing sebelum kegiatan dimulai, yakni rombongan dari kerajaan Takalar, termasuk rombongan dari kerajaan Tallo yang memantapkan diri untuk pulang ke daerahnya.

 

Hal tersebut diungkapkan Ketua Lembaga Adat Tallo Makassar, Andi Iskandar Daeng Pasore di halaman Pancasila Palopo.

 

“Kami datang kesini diundang oleh kerajaan Luwu dari tanggal 5, sesampainya disini kami disuruh bayar Rp.75.000 perhari/orang,” ungkap Andi Iskandar Daeng Pasore.

 

Ia menambahkan, selain disuruh bayar Rp. 75.000 ia juga disuruh bayar uang lampu dan air bahkan makan pun ia tanggung sendiri.

 

“Pusaka kami jual murah untuk menanggung makan semua peserta yang ikut kesini, tempat tinggal kami berbeda-beda,” tambahnya.

 

Dalam sehari kami cuman makan sekali, bahkan cuman minum air mineral untuk mengganjal perut.

 

Sebanyak 140 orang rombongan dari kerajaan Tallo merasa ditelantarkan.

 

“Binatang saja diberi makan apalagi kami manusia,” kata Pemangku Adat Jalanan 7 Tallo, Abdul Kudus.

 

Kondisi di Lapangan Pancasila sangat miris. Peserta yang berada dibawah tenda, duduk di tanah tanpa alas dengan kondisi kotor. (Put/Drs)

SebelumnyaSambut 10 Muharram 1441 Hijriah Tahun 2019, Puluhan Warga Jeneponto Gelar Pawai Obor
SelanjutnyaKadis Perhubungan Luwu Utara, Dilantik Jadi Wakil Ketua MARS Luwu Raya