23 Juli 2024, 10:05 pm

PDAM  Bermasalah, Warga Kesulitan Air Bersih:  Pegawainya Resign?

Liputan : Yusri

Bone, batarapos.com-, Suplai  Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kelurahan Tanah Batue, Kecamatan Libureng, Kabupaten Bone tidak berfungsi sejak tiga bulan terakhir.

Para pelanggannya pun terpaksa membeli air bersih yang disuplai pengusaha untuk kebutuhan sehari-hari mereka, dengan harga RP.50.000 sampai RP.70.000 per tandong atau 1.200 liter.

” Kadang kita pakai hanya seminggu saja sudah habis, kami lebih khawatir lagi saat musim kemarau tiba air PDAM belum juga diperbaiki,” kata salahsatu warga Tanah Batue berinisial AR kepada batarapos.com.

Sejak mesin PDAM rusak hingga detik ini belum ada upaya perbaikan dilakukan pihak PDAM, Bahkan kabar yang diterima masyarakat petugas penagih uang iuran PDAM tersebut sudah mengajukan pengunduran diri. Bahkan kantor tempat pengaduan pelanggannya pun tutup tidak berpenghuni.

” Katanya Habibi sudah mengundurkan diri, susah juga karena rumahnya di Taccipi sementara tempat kerjanya di Libureng ,” Tambah warga Tanah Batue lainya berinisial WT.

Tidak hanya petugas PDAM yang disoroti warga, melainkan juga penanggung jawab atau Kepala PDAM Libureng yang dinilai mereka buruk dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

” Kepala PDAM dulu Almarhum Andi. Fajar bagus pelayanannya, setiap ada masalah dia turun langsung sampaikan ke warga dan memang tinggal di sini. Kepala PDAM sekarang tidak pernah muncul dan bukan orang Kelurahan Tanah Batue ,” Terangnya.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan