Petani di Bone Mengeluh Pupuk Subsidi, Kades Selli Gratiskan Pupuk Organik

384

Bone, batarapos.com – Bagi para petani, pupuk merupakan kebutuhan perioritas mereka, media yang mengandung zat kimia ini tentu sangat berperan penting bagi tanaman baik segi percepatan pertumbuhan juga menambah kwalitas hasil panen.

Namun keberadaanya belakangan ini terbilang langka dan lagi terbatas, belum lagi bantuan subsidi pemerintah ini dipermainkan oleh oknum agen tidak bertanggung jawab melepas diatas harga eceran tertinggi (HET) hingga dibuat petani geleng kepala.

Tapi berbeda nasib bagi sebahagian petani terkhususnya warga Desa Selli Kecamatan Bengo, Kabupaten Bone. Diakhir masa jabatanya Kepala Desa wilayah ini H. Saharuddin, S. Pi kucurkan dana segar melalui keuangan Negara.

Anggaran Dana Desa tahun 2022 senilai Rp 25.000.000 digelontorkan untuk pengadaan pupuk organik lalu dibagikan secara gratis kepada ketua kelompok tani sebagai percontohan kepada anggota kelompok lainnya.

Mereka berkumpul diaula kantor desa, namun sebelum dibagikan warga terlebih dahulu dibekali baik cara penggunaan pupuk organik merek Eco Farming tersebut hingga dimengerti.

Ada 33 petani menerima bantuan pupuk organik, untuk per orangnya masing-masing mendapatkan 3 botol ukuran 30 gram dengan harga keseluruhan Rp 650.000.

H. Saharuddin menuturkan penggunaan pupuk organik Eco Farmong sangat ramah lingkungan disamping itu juga bisa mengurangi penggunaan pupuk kimia hingga 75 persen.

Selain jabatannya sebagai kepala Desa, H. Saharuddin juga memiliki kesibukan lain yakni bercocok tanam, alhasil sejak ia mengaplikasikan pupuk organik yang produksi PT. Bandung Inovasi Organik sejak 1 tahun terakhir ini rupanya sudah dirasakan perbedaannya.

Bahkan H. Saharuddin sendiri menceritakan pengalaman pribadinya saat pertama kali menggunakan Eco Farming dilokasi lahan miliknya.

Untuk pemakaian pertama diatas lahan seluas 50 are miliknya hanya menghasilkan 2 ton 800 kilo gram gabah saja, memasuki musim kedua pengaplikasian dilokasi yang sama mulai meningkat menjadi 3 ton 300 kilo gram dan musim terakhir mencapai 4 ton 200 kilo gram.

Berbicara soal kwalitas dan manfaatnya, kades 3 periode ini tentu tidak ragu lagi. Selain meningkatkan imunitas tanah, pupuk organik Eco Farming juga mempercepat hasil panen, meningkatkan unsur hara tanah dan meringankan biaya produksi.

Makannya kami memberikan dorongan kepada masyarakat untuk lebih mengikuti apa yang kita terapkan agar petani bisa mengaplikasikan demi ketahanan pangan. Pupuk organik juga ramah lingkungan dan pastinya sehat dan aman untuk dikonsumsi”, tandasnya.

Tujuan dari program pemerintah Desa Selli ini tidak lain untuk mengajak petani agar lebih cenderung menggunakan pupuk organik yang pastinya sudah ramah lingkungan ketimbang pupuk subsidi.

Ini merupakan akhir jabatan saya, namun besar harapan kami pemimpin selanjutnya bisa melanjutkan program ini”, tutup Kades Selli H. Saharuddin, S. Pi.

Tim batarapos.com/Yusri

SebelumnyaKetua KKS Lutim Ajak Semua Pihak Terkait Saling Bersinergi
SelanjutnyaPT Vale Salurkan 55.800 Blood Lancet ke PMI Lutim