Piket Malam, Prada Marianto Gagalkan Aksi Pencurian Motor di Lappacenrana

711

Bone, batarapos.com – Aksi kejahatan Curanmor oleh lelaki berinisial BR (38), berhasil digagalkan oleh salah satu anggota prajurit TNI dari kesatuan Kompi Senapan B Yonif 726/TML  Lappacenrana.

Setelah terduga pelaku kedapatan oleh anggota yang tengah piket malam sedang mendorong sepeda motor milik Basri warga Desa Bulu Allaporenge, Kecamatan Bengo melintasi jalan poros Bone-Makassar tepatnya depan asrama Militer TNI sekitar pukul 03:00 wita.

Saat itu pula, seorang remaja tengah melintas mengendarai sepeda motornya dan melihat BR sedang mendorong motor. Ia pun berniat membantu mendorong dengan kaki atau “Stut” namun BR menolak.

Kan ada anak-anak lewat (melintas), mau bantu dorong (stup) tapi ((Terduga pelaku)) tidak mau. Makanya ini anak-anak melapor di pos jaga (Pos01),” ucap Prada Marianto kepada batarapos.com, Kamis (28/1/2021).

Setelah menerima laporan remaja tersebut, anggota TNI atas nama Prada Marianto (21) yang sedang piket di pos01 langsung menyambangi terduga pelaku yang tengah mendorong sepeda motor jenis Honda warna hitam dengan No. polisi DD 2136 AO milik Basri.

Melihat gelagak seperti mencurigakan, terlebih sepeda motor yang didorongnya itu tidak memiliki kunci kontak, terduga pelaku BR pun dibawah ke pos jaga dan diintrogasi oleh anggota TNI.

Dari hasil keterangan terduga pelaku akhirnya mengakui, dimana motor tersebut merupakan milik salah satu purnawirawan asal Desa Bulu Allaporenge yang terparkir di teras rumahnya.

Selanjutnya, anggota TNI Kompi Senapan B Yonif 726/TML  Lappacenrana menghubungi Basri dan melakukan kordinasi ke pihak aparat kepolisian wilayah hukum Polsek Lappariaja.

Sekitar pukul 07:30 wita jajaran Polsek Lappariaja langsung menjemput terduga pelaku untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Sementara itu Basri, selaku pemilik kendaraan tersebut mengaku sebelum peristiwa itu terjadi. Purnawirawan TNI ini sempat melihat BR sedang berjalan kaki menggunakan sepatu bot menyusuri jalan poros Bone Makassar.

Sempat saya liat ini BR kemarin sekitar jam 7 pagi berjalan kaki pakai sepatu laras (Bot), sambil hormat. Makanya waktu saya liat tadi, ini orang kurang sehat (Tidak waras),” cetusnya. (Yusri)