27 Februari 2026, 9:00 pm

Program Vokasional PT Vale-Pemda Kembali Dibuka di 2026

Liputan : Tim

Luwu Timur, batarapos.com – Sukses menyelanggarakan Program Vocational Short-term Training (VST) bersama Pemerintah Daerah, PT Vale Indonesia Tbk akan kembali melaksanakan program VST di tahun 2026. Hal ini disampaikan Manager Operational Readiness of Sorowako Limonite (Sorlim) Ore Project, Agung Nugroho Sriwidodo dalam acara penutupan VST Batch II di Politeknik Sorowako, Jumat 12 Desember 2025.

“Kami akan berkoordinasi lagi dengan Departemen External untuk mematangkan kembali program ini. Saya berharap program ini bukan hanya sekali. Tetapi tahun depan kami akan coba canangkan kembali. Kita akan membuka peluang untuk yang kemarin belum berkesempatan ikut dalam program ini,” tutur Agung.

Dalam kesempatan yang sama, Direktur External Relations, Yusri Yunus mengaminkan rencana tersebut dan berharap ke depan program VST bisa menyasar lebih banyak peserta dan jurusan (skill) di wilayah pemberdayaan PT Vale.

“Program ini tidak akan pernah sukses tanpa adanya kerjasama dengan berbagai pihak, seperti Pemerintah Kabupaten, kolaborasi dengan Poliwako, dengan Sorlim Project dan External Relations sendiri. Kedepan, program ini akan kembali dilaksanakan. Semoga ke depan batch-nya bisa lebih banyak lagi dengan jurusan yang lebih banyak lagi,” ujar Yusri.

Yusri juga mengucapkan selamat kepada peserta VST yang sudah berhasil menyelesaikan Pendidikan keahlian singkatnya selama tiga bulan melalui program VST. “Saat ini kalian sudah memegang sertifikat dan memiliki skill dari pelatihan ini. Itu merupakan salah satu modal untuk menghadapi dunia kerja,” tambah Yusri.

Sementara itu Pemerintah Daerah Luwu Timur yang diwakili Kepala Bidang Ketenagakerjaan Dinas Ketenagakerjaan Luwu Timur, Hariadi Hamid menyampaikan, kedepannya persiapan kita adalah untuk menghadapi perkembangan industri di Luwu Timur yang semakin pesat.

“Dengan adanya pelatihan seperti ini, harapan kami Pemerintah kabupaten Luwu Timur, kita tidak lagi hanya menjadi penonton di kampung kita sendiri. Dengan bekal pelatihan ini, kita bukan hanya menjadi tenaga non skill, tetapi menjadi tenaga dengan skill. Itu yang akan menjadi nilai jual di mata investor daripada perusahaan-perusahaan yang akan masuk di Luwu Timur,” tegas Hariadi.

Pelatihan yang terdiri dari 42 orang peserta, meliputi 20 orang untuk Jurusan Komputer Desain, 12 orang Jurusan Listrik, dan 10 orang Jurusan pengelasan disampaikan Direktur Politeknik Sorowako, Harjuma telah mengikuti pelatihan selama 12 minggu. “Jadi mereka diberikan pembekalan Teori selama 2 minggu, kemudian dilanjutkan dengan Praktikum 7 minggu, On The Job Training (OJT) 2 minggu, kemudian sisanya adalah Uji Kompetensi,” paparnya.

OJT ini tambah Harjuma, menjadi bagian penting untuk memberikan kesempatan tentang bagaimana kondisi di lapangan atau dunia kerja yang sesungguhnya.

“Dari pelatihan selama tiga bulan ini peserta mendapatkan beberapa keuntungan diantaranya pengetahuan, keterampilan, wawasan lapangan, dan juga sertifikat yang akan menjadi bukti kompetensi mereka. Semoga menjadi awal kesuksesan para peserta VST,” jelasnya.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan