Revolusi Biru, Bupati Majene Antar 85 Pelaku Usaha Ikuti Diklat di BDI Makassar

20

Makassar, Batarapos.com – Sedikitnya 85 pelaku usaha diikutkan pendidikan dan pelatihan di Balai Diklat Industri Makassar, pelaksanaan diklat ini merupakan program prioritas Bupati Majene, untuk mewujudkan masyarakat cerdas, Balai Diklat yang berada dibawah naungan Kementerian Perindustrian RI, memberikan kesempatan 3 jenis diklat kepada pelaku usaha asal Majene yaitu, Diklat Aneka Pengolahan Ikan, Diklat Kemasan Pangan dan Diklat Finishing furniture.

Untuk pencapaian Revolusi Biru Pada kesempatan ini Majene mengikutkan 50 orang dalam diklat Aneka Olahan Ikan, 25 Orang Diklat Kemasan Pangan dan 10 Orang diklat Finishing furniture total peserta asal kabupaten majene sebanyak 85 Orang. Kegiatan pelatihan ini merupakan peluang besar bagi Kabupaten Majene, terutama dalam hal peningkatan pemahaman terhadap pengembangan produk olahan berbasis ikan, Kemasan Pangan dan Finishing Furniture. Terlebih lagi Majene yang memiliki garis pantai sepanjang 125 KM menyimpan potensi perikanan yang sangat melimpah. Melalui program fasilitasi dunia usaha dengan lembaga diklat ini merupakan ajang peningkatan kompetensi bagi pelaku usaha.

Kegiatan ini merupakan tindak lanjut dari MOU yang telah terjalin antara BDI Makassar dengan Pemerintah kabupaten Majene, dimana kerjasama ini juga secara langsung telah mendukung program kerja Pemerintah Kabupaten Majene pada sector industri, perikanan dan ketenagakerjaan, juga telah membantu mewujudkan program prioritas, yang disebut sebagai program revolusi biru, melalui pengembangan minaindustri, dalam program ini mempunyai goal point mencetak tenaga kerja sector perindustrian dan perikanan yang berkualitas dan berdaya saing tinggi, mewujudkan masyarakat cerdas, serta penigkatan kesempatan berusaha, yang bermuara pada peningkatan kesejahteraan masyarakat, dengan memperkuat dan meningkatkan pertumbuhan perekonomian kerakyatan dalam mengoptimalkan potensi daerah yang didukung oleh kemandirian masyarakat.

Dalam sambutannya Bupati Majene, menyampaikan ucapan terimakasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Balai Diklat Industri (BDI) Makassar, yang terus mendukung upaya Kabupaten Majene dalam pencapaian program prioritas di daerah, Semoga kegiatan ini semakin meningkatkan sinergi bersama dalam memajukan perekonomian daerah demi kesejahteraan masyarakat Majene.

“Khusus kepada para peserta Diklat saya harapkan agar mengikuti seluruh kegiatan pembelajaran dalam Diklat ini dengan sungguh-sungguh, supaya ketika sepulang dari sini seluruh ilmu yang telah didapatkan dapat dipraktekkan untuk meningkatkan kualitas dan produktivitas olahan yang sementara ini digeluti, dan mudah-mudahan seluruhnya dapat dimanfaatkan untuk menopang keberlanjutan usaha, baik secara kelompok maupun perorangan,” ucap Fahmi.

“Terakhir saya mengharapkan kepada para peserta diklat untuk menjaga nama baik pribadi, pemerintah dan daerah kita, Kabupaten Majene yang kita cintai. Dan semoga semuanya dimudahkan Allah SWT, dianugerahi keselamatan dan kesehatan sampai pulang ke rumah masing-masing dan berkumpul lagi dengan keluarga tercinta,” tambahnya.

Sementara itu kepala BDI Makassar _Elisa Katili_ menyampaikan laporan pembukaan diklat tentang dasar hukum penyelenggaraan diklat, tujuan dilaksanakan diklat, materi diklat, tenaga pengajar diklat, peserta diklat sebanyak 150 orang dan yang berasal dari Kab. Majene sebanyak 85 orang selebihnya berasal dari Kab. Luwu Utara, Kab. Bulukumba, Kab. Sinjai, Kab. Takalar, Kab. Gowa, Kab. Maros, Kab. Barru dan Kota Makassar.

Dalam acara pembukaan diisi dengan materi sosialisasi bahaya narkoba oleh kepala balai rehabilitasi BNN Baddoka Makassar dr. Iman Firmansyah, Sp. Kj.

Turut hadir Dalam pembukaan diklat kepala Bappeda Majene, kepala balai rehabilitas BNN Baddoka Makassar. Ketua assosiasi permebelan dan kerajinan Indonesia komda Sulsel. Sekretaris dinas kelautan dan perikanan kab Majene. Kabid perindustrian Diskoperindag kab. Majene. Kabid pengembangan ekonomi Bappeda Majene. (Subhan)