Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com — Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Luwu Utara, Jumal Jayair Lussa, melepas sebanyak 90 peserta didik baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 68 Luwu Utara untuk mengikuti proses pendidikan sementara di Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Tana Toraja.
Pelepasan tersebut berlangsung di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (30/9/2026) kemarin. Sekolah Rakyat Dasar dan Menengah Pertama Terintegrasi 68 Luwu Utara sendiri beralamat di Baliase, Kecamatan Masamba.
Mewakili Bupati Luwu Utara, Jumal menyampaikan bahwa program Sekolah Rakyat merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan sekaligus membuka akses pendidikan yang layak bagi seluruh lapisan masyarakat.
“ Pemerintah akan terus berupaya agar anak-anak kita dapat memperoleh pendidikan yang layak dan berkualitas melalui Sekolah Rakyat ini, ” ujar Jumal.
Ia menjelaskan, Pemerintah Kabupaten Luwu Utara juga terus berupaya menghadirkan fasilitas serta gedung Sekolah Rakyat secara permanen di wilayah Luwu Utara.
Menurutnya, selama mengikuti pendidikan di Tana Toraja, para peserta didik akan belajar dan tinggal di lingkungan yang sama dengan dukungan fasilitas asrama serta pelayanan sesuai standar yang telah ditetapkan.
“ Kita patut bersyukur karena anak-anak kita akan belajar dan berkonsentrasi di tempat yang sama. Di asrama, mereka juga akan mendapatkan pelayanan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan, ” jelasnya.
Kepada 90 peserta didik yang diberangkatkan, Jumal berpesan agar senantiasa menjaga sikap dan perilaku selama berada di daerah tujuan, serta mematuhi arahan guru dan pendamping.
“ Anak-anakku, jagalah sikap dan perilaku selama berada di kampung orang. Dengarkan arahan guru dan pendamping. Kalian berangkat ke sana dengan satu tujuan, yaitu menimba ilmu sebaik-baiknya, ” pesan Sekda.
Jumal menegaskan, komitmen pemerintah dalam mendukung keberlangsungan pendidikan peserta didik Sekolah Rakyat tidak berhenti pada pemberangkatan tersebut.
Pemerintah daerah, kata dia, akan terus berupaya agar ke depan para peserta didik dapat kembali melanjutkan proses belajar di Kabupaten Luwu Utara.
“ Kita akan terus berupaya dan tidak akan berhenti sampai di sini. Saya berharap anak-anakku dapat belajar dengan sungguh-sungguh, berkonsentrasi, serta mengikuti seluruh arahan guru dan pendamping. Pemerintah akan terus berupaya agar ke depan kalian dapat kembali belajar di Kabupaten Luwu Utara, ” tutupnya.













