
Morowali, batarapos.com – Dua pekerja PT. Gunbaster Nickel Industri (GNI) dilaporkan tewas dalam insiden kebakaran pabrik, Kamis (22/12/22) sekitar pukul. 03.00 WITA.
Diduga kobaran api bermula akibat ledakan tungku di Smelter 2 PT. GNI, kedua pekerja tidak dapat diselamatkan, dalam foto yang beredar, ada dua jenazah yang sudah hangus terbakar berhasil ditemukan.
Kedua korban juga hingga ini belum diketahui pasti identitasnya, awak media belum berhasil mendapatkan konfirmasi pihak terkait, meski demikian, sejumlah sumber menyebutkan bahwa salah satu korban berjenis kelamin perempuan merupakan operator crane hois yang foto ucapan belasungkawanya telah beredar luas.
Kecelakaan kerja di PT. GNI secara berulang kali ini mendapat sorotan dari legislator Morowali Utara Yaristan Palesa, S.H dikutip dari MS.
Dalam rilisnya, Yaristan Palesa sebagai anggota DPRD Morowali Utara fraksi Golkar, menyayangkan kelalaian prusahaan tersebut dalam menerapkan keselamatan karyawan hingga harus terjadi berulang-ulang bahkan menelan korban jiwa.
” Kecelakaan kerja sudah berulang kali, hingga menelan korban nyawa karyawan, sudah seharusnya Operasional Smelter PT.GNI ditutup dulu untuk sementara oleh Pemerintah yang punya kewenangan, untuk membenahi SOP dan ketentuan keselamat kerja yang berlaku di Negara kita,” tegas Yaristan Palesa melalui sambungan Whatshap.
Yaristan juga mengatakan, apabila ada kelalaian Perusahan terkait kecelakaan kerja yang terjadi, APH wajib melakukan penyelidikan.
“Sebagai wakil Rakyat dari fraksi Partai Golkar turut berduka cita atas meninggalnya dua karyawan, dalam insiden ini, ” ucap Yaristan Palesa.
Tim batarapos.com