27 Januari 2026, 11:35 am

Tegur Siswa Bolos Saat Jam Pelajaran, Guru SMP di Baebunta Selatan Dianiaya Muridnya

Liputan : Dedhy

Luwu Utara, batarapos.com – Seorang guru di SMP Negeri 1 Baebunta Selatan, Kabupaten Luwu Utara, diduga menjadi korban penganiayaan oleh muridnya sendiri yang bolos di jam belajar, Senin (26/01/2026) kemarin.

Peristiwa tersebut terjadi saat jam pelajaran berlangsung.

Guru bernama Arpan Lisman awalnya melakukan pengecekan kehadiran siswa di dalam kelas. Namun, ia hanya mendapati satu orang siswa.

Arpan kemudian berkeliling lingkungan sekolah untuk mencari siswa lainnya dan menemukan sejumlah siswa berada di depan kantor sekolah dengan jarak sekitar 100 meter dari kelas.

Saat diminta kembali ke kelas, para siswa tersebut justru melarikan diri, menyisakan satu siswa berinisial YS.

Setelah kembali ke kelas, YS mendatangi korban dan menanyakan, “Kamu cari siapa?” Korban menjawab, “Saya cari kamu,” lalu secara refleks menendang bagian pantat YS.

Usai kejadian itu, Arpan pergi dan duduk di depan kantor sekolah bersama guru lain bernama Misdawadi.

Tak lama kemudian, YS kembali mendatangi korban sambil meneriakkan kata-kata kasar “hai tailaso mau ko duet/singel”.

Saat korban mendekati YS, pelaku langsung melakukan pemukulan secara membabi buta.

Akibat penganiayaan tersebut, korban mengalami luka robek pada alis kanan yang menyebabkan pendarahan serta memar pada mata sebelah kanan.

Tidak terima atas kejadian itu, korban kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polres Luwu Utara untuk diproses secara hukum.

Sementara itu,Kasat Reskrim Polres Luwu Utara, Iptu Kadek Andi Pradnyadana, membenarkan adanya laporan tersebut.

Saat dikonfirmasi awak media melalui pesan WhatsApp, Senin (26/1/2026) malam, ia menyatakan bahwa pihaknya telah menerima laporan dari korban.

“ Korban sudah melapor ke Polres. Kejadian berlangsung di SMPN 1 Baebunta Selatan, Desa Lara,” tulisnya melalui pesan singkat WhatsApp.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan