Tim Jibom Gegana Brimob Ledakkan Granat Nanas Temuan Warga di Wotu

1133

“Granat Aktif Yang Ditemukan di Wotu
Diprediksi Digunakan Pada Masa Perang Dunia Kedua”

Foto : Granat aktif yang ditemukan dalam peti puluhan tahun

Luwu Timur, batarapos.com – Tim Penjinak Bom (Jibom) Gegana Polda Sulawesi Selatan yang dipimpin Iptu. Hajji Zainal, SH Kanit I Subden 2 Jibom Gegana Polda Sulsel, berhasil mendisposal atau menonaktifkan granat temuan warga yang masih aktif, Kamis (27/5/21) pukul. 13.45 WITA.

Tim Jibom didampingi Brimob Kompi 3 Batalyon B Pelopor Baebunta, Polsek Wotu dan TNI tiba di lokasi penemuan granat genggam atau granat nanas langsung melakukan evakuasi.

Granat tersebut diledakkan di area perkebunan Kelapa Sawit PTPN di Desa Tarengge yang berjarak sekitar 5 kilometer dari lokasi penemuan.

“Ini salah satu amunisi militer jenis granat prakmentasi dalam kondisi masih aktif yang memiliki daya ledak tinggi, oleh karena itu, untuk memastikan keamanan masyarakat kami melakukan pendisposalan atau menonaktifkan granat tersebut” Ungkap Iptu. Hajji Zainal, SH Kanit I Subden 2 Jibom Gegana Polda Sulsel dilokasi

Iptu. Hajji Zainal menjelaskan bahwa granat nanas yang masih aktif tersebut diperkirakan digunakan pada masa perang dunia kedua, sehingga dari luar tampak berkarat dan kropos namun isi dalam granat sangat aktif.

“Tampaknya saja yang berkarat dan kropos, namun isi bagian dalamnya sangat aktif, karena usia granat tersebut diperkirakan digunakan pada masa perang dunia kedua” Jelasnya.

Menurut Efriyanti yang menemukan granat tersebut, bahwa benda itu adalah peninggalan kakeknya yang disimpan didalam peti berusia puluhan tahun saat masih aktif bertugas di wilayah Lombok NTB.

Kakeknya adalah Purnawirawan TNI almarhum Sersan Mayor Andarias Minggu, yang wafat pada tahun 2005 lalu dimakamkan di Tana Toraja.

“Benda itu peninggalan kakek waktu masih tugas di Lombok, benda itu kami dapat didalam peti yang usinya puluhan tahun baru kali ini kami bongkar” Kata Efriyanti.

Granat yang ditemukan itu sempat menggegerkan warga sekitar, pasalnya granat tersebut masih aktif, pihak Polsek Wotu setelah mendapat laporan dari warga langsung memasang garis polisi di lokasi penemuan granat, tidak hanya itu, personel Polsek Wotu juga melakukan penjagaan sejak petang kemarin hingga siang tadi di TKP, sembari menunggu Tim Jibom. (**).

SebelumnyaProgram Peduli, PT CLM Kembali Salurkan Bantuan ke Masjid
SelanjutnyaIkut Kongres AFK, Adi Safaat : Saya Ingin Memajukan Futsal Lutim Sampai Kancah Nasional