Video : Korban Gempa dan Tsunami Palu Resmi Memeluk Agama Islam di Tomoni

0

Nyiketut Salinaporena Cristin (20) resmi memeluk agama Islam yang sebelumnya beragama Nasrani (Kristen).

Cristin sapaan akrabnya, mengucap dua kalimat syahadat dipandu langsung ketua Ansor Luwu Timur (Aswaluddin, S.Pd) di Masjid Besar Al-Ansor, Desa Mandiri, Kecamatan Tomoni, Luwu Timur, Selasa (6/8/19) ba’da sholat Magrib.

Dengan keyakinannya sendiri, Cristin memberanikan diri menghadap Ketua Ansor, meminta agar dirinya di Islamkan, sebagaimana niat sebelumnya.

“Saya masuk islam tulus dari hati dan tanpa ada paksaan dari siapapun, dan saya senang karena bisa memeluk agama islam sesuai dengan keyakinan” ungkap Cristin pasca mengucap kalimat syahadat.

Setelah di Islamkan Nyiketut Salinaporena Cristin mengganti nama dengan nama islam yakni Nurul qolmi.

Cristin adalah warga kota Palu, yang juga menjadi korban gempa dan Tsunami tahun 2018 lalu.

Karena ia tidak mengetahui keberadaan keluarganya, akhirnya, Cristin memutuskan untuk mencari kerja di Makassar.

Saat di Makassar, ia bertemu dengan (Ifa) yang akhirnya sudah menjadi sahabat bahkan seperti keluarganya sendiri.

Saat Ifa pulang ke kampung halamannya di Desa Jalajja, Kecamatan Burau, Cristin pun ikut dan menetap bersama dengan sahabatnya itu.

“Saya dulu tinggal di Palu saat ada bencana gempa dan tsunami disana dan saya sudah tidak tau dimana keberadaan keluarga saya, sehingga saya ke makassar untuk bekerja, saya bertemu dan kenal sama Ifa dia teman saya yang tinggal di Burau dan sekarang saya sementara tinggal sama” tuturnya.

Ditempat yang sama, Ketua Ansor (Aswaluddin) mengharapkan agar Cristin yang sekarang Nurul qolmi tekun mempelajari ajaran agama Islam, mengingat usianya yang masih sangat muda.

“Bersyukur karena bisa saja Cristin sudah kebingungan mau bawa kemana dirinya dan sehingga mendapatkan hidayah untuk memeluk agama Islam, dan kita semua mengharap agar dia selalu berusaha mempelajari ajaran-ajaran yang dianutnya sekarang” Harapnya.

Proses tersebut dihadiri pula oleh imam mesjid Al-Ansor (Bunyani), Kapolsek Mangkuta (AKP. Moh. Jamal) perwakilan dari kecamatan, tokoh masyarakat, tokoh agama dan masyarakat sekitar. (Mus).