22 Februari 2024, 2:02 am

Waduh, Pedagang Gabah Diduga Permainkan Petani di Wotu, Pemerintah Diminta Turun Tangan

Liputan : Tim batarapos.com

Luwu Timur, batarapos.com – Nahas nasib petani sawah di Desa Lampenai kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur, diduga dipermainkan pedagang gabah.

Tak tanggung-tanggung, ratusan kilogram gabah petani diambil secara cuma-cuma oleh pedagang, bagaimana tidak, gabah petani dikenakan potongan timbangan 10 kilogram per karungnya.

Yang jika diestimasi, setiap petani yang menggarap satu hektar sawah mendapat minimal 40 karung, saat dijual ke pedagang, dikenakan potongan 10 kilogram, sehingga setiap petani merugi hingga 400 kilogram gabah per hektarnya.

Sementara harga gabah saat ini berkisar Rp. 6.800 per kilogramnya, jika dijumlah dengan potongan gabah petani, maka setiap petani mengalami kerugian hingga Rp. 2,7 juta.

” Sepuluh kilogram potongannya per karung, alasan pedagang kalau itu memang aturan dari gudang, kasihan kita ini petani terlalu banyak potongannya, seandainya lima kilogram per karung mungkin tidak memberatkan buat kami,” Ungkap Petani Desa Lampenai menolak disebut namanya.

Para petani tidak berdaya untuk menolak potongan timbangan tersebut, pasalnya, saat akan menolak, gabah mereka tidak akan dibeli, sementata mereka hanya dapat menjual hasil panen mereka kepada pedagang bukan ke Bulog.

Pemerintah melalui Dinas Pertanian Luwu Timur dan pihak-pihak terkait diminta turun tangan menangani hal tersebut yang dianggap sangat merugikan petani.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan