21 Februari 2026, 1:37 pm

Paparkan Infrastruktur Rusak Parah, Bupati Morowali Utara Temui Kepala Bappenas

Liputan : Rudini

Jakarta, batarapos.com – Bupati Morowali Utara, Delis Julkarson Hehi, melakukan audiensi strategis dengan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Rachmat Pambudy, di Kantor Bappenas, Jakarta, Jumat (20/2/2026).

Audiensi tersebut difokuskan pada pemaparan kondisi riil infrastruktur jalan dan jembatan di Kabupaten Morowali Utara yang dinilai membutuhkan intervensi mendesak dari pemerintah pusat guna menjamin akses pelayanan dasar dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Pertemuan penting ini terlaksana atas dukungan dan fasilitasi Senator Sulawesi Tengah, Febriyanthi Hongkiriwang, S.Si, Apt. Atas peran tersebut, Bupati Delis menyampaikan apresiasi dan terima kasih secara khusus.

“ Kami menyampaikan terima kasih kepada Ibu Senator Febriyanthi Hongkiriwang atas dukungan dan fasilitasi sehingga pertemuan strategis ini dapat terlaksana. Ini sangat berarti bagi percepatan pembangunan Morowali Utara, ” ujar Delis.

Dalam paparannya, Bupati Delis mengungkapkan data tahun 2025 yang menunjukkan bahwa dari total 784,96 kilometer jalan kabupaten di Morowali Utara, sebanyak 535,68 kilometer atau sekitar 68,24 persen masih berada dalam kondisi rusak berat. Kondisi tersebut dinilai menjadi hambatan serius bagi mobilitas masyarakat, khususnya dalam mengakses layanan kesehatan serta aktivitas ekonomi.

“ Kami datang membawa data dan kondisi nyata di lapangan. Infrastruktur jalan bukan sekadar konektivitas, tetapi menyangkut keselamatan dan pelayanan dasar masyarakat, ” tegasnya.

Sebagai contoh, Delis memaparkan kondisi di Desa Salubiro, di mana masyarakat masih harus menandu pasien dan berjalan kaki sejauh 19,5 kilometer melewati medan pegunungan untuk mencapai fasilitas kesehatan terdekat.

“ Ini adalah realitas yang tidak boleh terus terjadi. Kami berharap ada dukungan konkret dari pemerintah pusat agar ketimpangan akses ini bisa segera dituntaskan, ” tambahnya.

Dalam audiensi tersebut, Pemerintah Kabupaten Morowali Utara mengusulkan penanganan tiga koridor utama, yakni Koridor Tanakuraya–Salubiro, Koridor Panca Makmur–Tontowea, dan Koridor Mohoni–Petumbea. Selain itu, turut diusulkan pembangunan 10 jembatan strategis, termasuk Jembatan Lijo Sungai Bongka sepanjang 120 meter dan Jembatan Parangisi sepanjang 100 meter.

Menanggapi paparan tersebut, Menteri PPN/Kepala Bappenas Rachmat Pambudy memberikan apresiasi atas langkah proaktif Bupati Morowali Utara yang hadir langsung dengan data detail serta gambaran faktual kondisi lapangan.

“ Kami mengapresiasi proaktifnya Bupati Morowali Utara dalam menyampaikan usulan yang sangat spesifik dan berbasis data lapangan. Infrastruktur jalan dan jembatan merupakan urat nadi pertumbuhan ekonomi sekaligus akses pelayanan kesehatan, ” ujar Menteri.

Ia menegaskan bahwa wilayah dengan tingkat kerusakan infrastruktur yang berdampak langsung terhadap pelayanan dasar masyarakat akan menjadi perhatian dalam perencanaan nasional.

“ Bappenas akan memberikan perhatian khusus pada titik-titik krusial yang dipaparkan, terutama koridor yang menghubungkan desa-desa terisolir. Kami akan mengawal koordinasi dengan kementerian terkait agar penanganan infrastruktur di Morowali Utara dapat terintegrasi dalam program prioritas nasional, ” katanya.

Pertemuan ini diharapkan menjadi momentum penting dalam percepatan pembangunan infrastruktur di Kabupaten Morowali Utara, sekaligus membuka jalan bagi pemerataan pembangunan dan peningkatan kualitas hidup masyarakat di wilayah pelosok.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan