Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com – Bupati Luwu Utara Andi Abdullah Rahim bersama kepala BPJS Ketenagakerjaan Luwu Utara Muhammad Saleh Afif menyerahkan secara simbolis santunan Kematian Rp.380.671.794., kepada ahli waris Korban kecelakaan kerja di Walenrang Utara, kabupaten Luwu, dekat perbatasan Luwu dan Luwu Utara.
Penyerahan santunan diserahkan dikediaman almarhum Sardi Lafandi, pada malam ke 7 diacara tauziah, di desa Muktisari, kecamatan Bone-Bone, kabupaten Luwu Utara, Senin (26/5/2026) malam, yang dihadiri oleh Wakil bupati Luwu Utara, Kadis Capil, kades Muktisari dan Manager Perusahaan Pabrik Roti Luwu Pangan Maju.
Diketahui almarhum Sardi Lafandi bekerja di Pabrik Roti Luwu Pangan Maju.
Kepala BPJS ketenagakerjaan Luwu Utara, menyampaikan bahwa santunan ini sebagai bentuk perlindungan bagi pekerja dan keluarganya.
“ Kami berharap santunan ini dapat meringankan beban keluarga yang ditinggalkan, ” harap Muhammad Saleh Afif.
” Dengan menjadi peserta BPJS Ketenagakerjaan, pekerja dan keluarganya memiliki kepastian perlindungan ketika risiko terjadi, ” sambungnya.
Muh.Saleh Afif, mengungkapkan bahwa proses pencairan santunan dilakukan dengan cepat melalui layanan proaktif.
“ Kami menerapkan layanan proaktif dengan hadir langsung di lokasi dan memastikan seluruh hak peserta terpenuhi, ” ungkapnya.
” Adapun santunan yang diberikan kepada ahli waris terdiri dari santunan kecelakaan kerja Rp.188.212.224, Beasiswa 2 orang anak Rp.156.000.000., biaya pemakaman Rp.10.000.000., santunan berkala Rp.12.000.000., jaminan hari tua Rp.14.459.570, ” kuncinya.
Sementara, Bupati Luwu Utara menghimbau masyarakat pekerja pada umumnya di Kab.Luwu Utara agar bisa mendaftar secara mandiri ke BPJS Ketenagakerjaan.
” Gunakan kesempatan relaksasi iuran sebesar 50% yg berlaku sampai Des 2026 dari Pemerintah Pusat melalui Peraturan Pemerintah No.50 Tahun 2026. Iuran yang awalnya Rp.16.800 menjadi Rp.8.400/bulan per orang, ” ucap Andi Abdullah Rahim.
” Ini merupakan kesempatan emas yang harus dipergunakan untuk memberikan perlindungan/proteksi selama bekerja. Program Negara ini tidak main-main dalam memberikan kepastian jaminan sosial kepada pekerja. Iurannya sangat murah namun manfaatnya sangat besar, ” tambahnya.
Penegasan juga dari, Kepala Desa Muktisari, bahwa program ini menyadarkan dirinya, dan program ini juga bukan program biasa.
” Saya tidak menyangka warga saya akan disantuni oleh Negara melalui BPJS Ketenagakerjaan dengan nilai yang fantastis, ” jelasnya.
” Saya berkomitmen untuk mengajak masyarakat agar semua bisa daftar BPJS Ketenagakerjaan. InsyaAllah paling sedikit 500 warga kami harus ikut program ini, ” kuncinya.













