Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com – Bupati Luwu Utara, Andi Abdullah Rahim, resmi melantik empat pengganti antar waktu (PAW) Kepala Desa (Kades) periode 2021–2029 di Aula La Galigo, Kantor Bupati Luwu Utara, Rabu (10/6/2026).
Empat PAW Kades, yang dilantik yakni Mangsur sebagai Kepala Desa Pararra, Kecamatan Sabbang, Amri Sisang, S.Pd Kepala Desa Tanamakaleang, Kecamatan Seko, Saleng, S.Pd Kepala Desa Minanga, Kecamatan Rongkong, serta Teofilus D Kepala Desa Dodolo, Kecamatan Rampi.
Dalam sambutannya, Andi Abdullah Rahim menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan proses pemilihan PAW Kades, secara aman, tertib, dan demokratis.
“ Saya mengucapkan terima kasih kepada seluruh panitia, BPD, masyarakat desa, serta aparat TNI dan Polri yang telah menjaga kondusivitas wilayah sehingga proses demokrasi di tingkat desa dapat berjalan dengan baik, ” ujarnya.
Bupati menegaskan kepala desa memiliki peran strategis sebagai ujung tombak pemerintahan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat. Karena itu, kepala desa yang baru dilantik diharapkan mampu menjalankan amanah dengan penuh tanggung jawab serta menyelaraskan pembangunan desa dengan program pemerintah pusat, provinsi, dan kabupaten.
” Seorang kepala desa harus hadir di tengah masyarakat, memahami kebutuhan warga, serta menjadi motor penggerak pembangunan dan perubahan di desa, ” ucap Opu sapaan akrab Bupati Luwu Utara.
“ Mulai hari ini, bapak-bapak adalah pelayan masyarakat. Turunlah ke lapangan, dengarkan aspirasi warga, dan bekerja dengan hati untuk menghadirkan perubahan yang nyata. Jabatan adalah amanah yang harus dijawab dengan kerja, integritas, dan pengabdian, ” sambungnya.
Opu juga mengingatkan bahwa kepemimpinan bukan sekadar tentang kewenangan, melainkan tentang pengabdian dan keteladanan.
” Seorang pemimpin, harus mampu menjadi penyemangat, pemersatu, sekaligus pemberi solusi bagi masyarakat, ” ungkapnya.
“ Jangan pernah lelah melayani. Jadilah pemimpin yang hadir saat masyarakat membutuhkan, yang memberi harapan saat masyarakat menghadapi kesulitan, dan yang mampu menyatukan seluruh potensi desa untuk kemajuan bersama, ” pungkasnya.
Bupati juga mengajak para kepala desa untuk membangun kolaborasi yang baik dengan seluruh unsur pemerintahan dan masyarakat demi mempercepat pembangunan desa serta meningkatkan kesejahteraan warga.
“ Pemimpin yang dikenang bukan karena lamanya menjabat, tetapi karena manfaat yang ditinggalkannya. Jadilah kepala desa yang mampu menghadirkan harapan, membangun kepercayaan, dan meninggalkan jejak kebaikan bagi masyarakat serta desa yang dipimpin, ” tutupnya.












