Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – PT Ponggawa Gas Morut menggelar kegiatan pasar murah LPG 3 kilogram di Kelurahan Bahotula, Kecamatan Petasia, Kabupaten Morowali Utara. Kegiatan tersebut berlangsung aman dan tertib serta mendapat sambutan positif dari masyarakat karena membantu memenuhi kebutuhan gas bersubsidi dengan harga sesuai ketentuan.
Kepala Bagian Ekonomi Sekretariat Daerah Kabupaten Morowali Utara, Agus Tengkow, mengatakan bahwa harga penjualan LPG 3 kilogram yang disalurkan melalui PT Ponggawa Gas Morut tetap mengacu pada Harga Eceran Tertinggi (HET), yakni Rp26.000 per tabung.Selasa, (16/6/2026)
Menurutnya, kondisi penyaluran LPG 3 kilogram di wilayah Kecamatan Petasia saat ini masih dalam keadaan aman dan terus dipantau oleh Pemerintah Daerah melalui Satpol PP bersama Bagian Perekonomian.
“ Kami terus melakukan pengawasan terhadap distribusi LPG 3 kilogram agar tetap tepat sasaran dan tidak terjadi kelangkaan. Berdasarkan informasi yang kami terima dari masyarakat, terdapat pengecer yang menjual LPG bersubsidi dengan harga mencapai Rp90 ribu hingga Rp100 ribu per tabung. Hal ini tentu menjadi perhatian serius dan akan segera kami tindak lanjuti, ” ujar Agus Tengkow.
Ia menegaskan bahwa Tim Satuan Tugas (Satgas) akan turun langsung ke lapangan untuk menindaklanjuti berbagai laporan dan aduan masyarakat terkait dugaan permainan harga oleh oknum pengecer.
Sementara itu, Manager PT Ponggawa Gas Morut LPG 3 Kg, Fanny Mistika Tampake, M.Kom, menjelaskan bahwa pihaknya terus berupaya menjaga kelancaran distribusi LPG bersubsidi di sejumlah wilayah Kabupaten Morowali Utara.
Menurutnya, penyaluran LPG 3 kilogram dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Kecamatan Petasia Timur, Petasia Barat, Mori Atas, Mori Utara, Bungku Utara, dan Mamosalato.
“ Kami berkomitmen memastikan distribusi LPG bersubsidi berjalan lancar dan tepat sasaran sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi, ” katanya.
Selain melakukan distribusi rutin, PT Ponggawa Gas Morut juga mengadakan pasar murah LPG 3 kilogram di Kelurahan Bahotula sebagai bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat. Program tersebut direncanakan akan terus dilanjutkan guna membantu warga memperoleh gas dengan harga sesuai ketentuan pemerintah.
Dalam kesempatan tersebut, Fanny juga mengingatkan bahwa LPG 3 kilogram merupakan barang bersubsidi yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu dan pelaku usaha mikro, sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) maupun Pegawai Negeri Sipil (PNS) diimbau untuk menggunakan LPG non-subsidi seperti Bright Gas.
PT Ponggawa Gas Morut juga membuka program tukar tambah tabung LPG 3 kilogram ke Bright Gas bagi ASN/PNS yang ingin beralih menggunakan gas non-subsidi.
Adapun harga Bright Gas yang ditawarkan dalam program tersebut antara lain:
•Bright Gas 12 Kg: Rp.850.000 per tabung beserta isi awal.
•Bright Gas 5,5 Kg: Rp.465.000 per tabung beserta isi awal.
Isi ulang Bright Gas 5,5 Kg: Rp145.000.
Melalui kegiatan pasar murah dan pengawasan distribusi yang dilakukan secara terpadu, Pemerintah Daerah bersama PT Ponggawa Gas Morut berharap kebutuhan LPG masyarakat tetap terpenuhi, harga tetap terkendali, serta tidak terjadi praktik penjualan yang merugikan masyarakat.
Hingga kegiatan berakhir, pelaksanaan pasar murah LPG 3 kilogram di Kelurahan Bahotula berlangsung aman, lancar, dan tertib.











