Wabup Djira Buka Muscab III IBI Morowali Utara, Dorong Penguatan Pelayanan Kebidanan Berbasis Bukti

Liputan : Rudini

Morowali Utara, batarapos.com – Ikatan Bidan Indonesia (IBI) Kabupaten Morowali Utara menggelar Musyawarah Cabang (Muscab) III Tahun 2026 di Gedung Tepo Asa Aroa, Kota Kolonodale, Kecamatan Petasia, Jumat (17/7/2026).

Kegiatan ini mengusung tema ” Satukan Langkah Dalam Transformasi Kesehatan untuk Penguatan Pelayanan Kebidanan Berkesinambungan Berbasis Bukti “. Muscab menjadi forum strategis bagi IBI Morowali Utara untuk mengevaluasi program kerja, memperkuat koordinasi organisasi, serta memilih kepengurusan baru yang akan memimpin organisasi pada periode selanjutnya.

Kegiatan tersebut dihadiri Anggota DPD RI Febriyanthi Hongkiriwang, S.S.Apt., Ketua I TP-PKK Morowali Utara Ny. Widyawati Malla, Direktur RSUD Kolonodale dr. Sherly Pede, M.Kes., Ketua Pengurus Cabang IBI Morowali Utara Yusdah Ramaino, Amd.Keb., Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Tengah Rosianka, SKM., M.Kes., para ketua ranting IBI se-Kabupaten Morowali Utara, para dokter, serta kepala OPD.

Sebanyak 166 peserta mengikuti Muscab yang terdiri dari dua orang Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Tengah, 10 orang Pengurus Cabang IBI Morowali Utara, serta 120 orang pengurus ranting.

Musyawarah Cabang III IBI secara resmi dibuka oleh Wakil Bupati Morowali Utara, H. Djira K., S.Pd., M.Pd. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh bidan atas dedikasi dan pengabdian mereka dalam memberikan pelayanan kesehatan kepada masyarakat, khususnya ibu dan anak.

Wakil Bupati juga mengajak seluruh anggota IBI untuk terus meningkatkan kompetensi, profesionalisme, serta kualitas pelayanan kebidanan guna mendukung transformasi sektor kesehatan di Kabupaten Morowali Utara.

Ketua Pengurus Cabang IBI Kabupaten Morowali Utara periode 2018–2023, Yusdah Ramaino, Amd.Keb., menegaskan bahwa bidan memiliki peran yang sangat penting dalam meningkatkan kualitas kesehatan ibu dan anak.

Menurutnya, profesi bidan tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan, tetapi juga bertugas mengedukasi calon ibu agar mampu melahirkan generasi yang sehat dan berkualitas.

” Profesi bidan dituntut untuk semakin profesional dalam memberikan pelayanan dan edukasi kepada calon ibu dan buah hati sehingga tercipta keluarga yang berkualitas, ” ucapnya

Dalam menjalankan tugas, bidan juga menghadapi berbagai tantangan sehingga diperlukan sinergi dan kolaborasi dengan berbagai instansi terkait.

” Bidan harus memiliki tekad untuk selalu
siap menyelamatkan dua nyawa, yaitu ibu dan anak, karena kualitas kesehatan merupakan salah satu parameter utama Indeks Pembangunan Manusia,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua Pengurus Daerah IBI Provinsi Sulawesi Tengah, Rosianka, SKM., M.Kes., mengapresiasi pelaksanaan Muscab III IBI Morowali Utara. Menurutnya, forum tersebut menjadi momentum penting untuk mengevaluasi program kerja yang telah dilaksanakan sekaligus menyusun program kerja baru yang lebih inovatif dan responsif terhadap tantangan kesehatan.

Ia berharap IBI Morowali Utara terus meningkatkan kompetensi anggotanya, memperkuat solidaritas organisasi, serta memperluas sinergi dengan berbagai instansi dalam mendukung peningkatan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.

Acara berlangsung tertib, lancar, dan penuh semangat kebersamaan. Melalui Muscab III ini, IBI Kabupaten Morowali Utara diharapkan semakin profesional, solid, dan mampu berperan aktif dalam mendukung transformasi kesehatan menuju masyarakat Morowali Utara yang sehat, sejahtera, dan berkualitas.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan