Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) II Partai Golkar Kabupaten Morowali Utara terus tancap gas memperkuat konsolidasi internal melalui pelaksanaan Musyawarah Desa (Musdes) dan Musyawarah Kecamatan (Muscam).
Ketua DPD II Partai Golkar Morowali Utara, Warda Dg Mamala, mengatakan konsolidasi tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat sekaligus menyegarkan struktur organisasi Partai Golkar dari tingkat kabupaten hingga desa dan ranting.
Hingga saat ini, pelaksanaan Musdes dan Muscam telah memasuki kecamatan ke-7 dari total 10 kecamatan yang ada di Kabupaten Morowali Utara. Tiga kecamatan lainnya akan menjadi bagian dari tahapan konsolidasi berikutnya.
Menurut Warda, Musdes dan Muscam tidak sekadar menjadi agenda organisasi, tetapi merupakan momentum untuk membentuk kepengurusan baru, menyusun komposisi organisasi, sekaligus melakukan penyegaran struktur agar seluruh jajaran Partai Golkar dapat bekerja secara linear dan terkoordinasi.
“ Tujuan daripada Musyawarah Desa dan Musyawarah Kecamatan ini adalah membentuk kepengurusan baru, membentuk komposisi baru, sekaligus melakukan penyegaran agar struktur organisasi Partai Golkar berjalan secara linear dari atas sampai ke bawah,” ujar Warda saat diwawancarai media.
Ia menegaskan, struktur organisasi yang kuat menjadi salah satu modal penting bagi Partai Golkar dalam menghadapi agenda politik ke depan. Karena itu, konsolidasi dilakukan secara berjenjang dengan memperkuat basis organisasi hingga tingkat desa dan ranting.
Warda menyebut, pelaksanaan Musdes dan Muscam di tujuh kecamatan sejauh ini berjalan baik dan lancar. Proses tersebut diharapkan mampu melahirkan struktur kepengurusan yang lebih solid, efektif, dan siap bekerja di tengah masyarakat.
Lebih jauh, Warda secara terbuka menempatkan konsolidasi organisasi tersebut sebagai bagian dari persiapan Partai Golkar menghadapi Pemilu dan Pilkada 2029.
“ Musyawarah Desa dan Musyawarah Kecamatan ini adalah amunisi kita menuju 2029. Partai Golkar harus menang di Kabupaten Morowali Utara, baik di legislatif maupun di pemerintahan,” tegasnya.
Menurutnya, target tersebut merupakan tantangan bagi seluruh kader dan pengurus untuk bekerja sejak dini. Penguatan basis di tingkat desa dan ranting, kata dia, harus dibarengi dengan komunikasi yang baik serta soliditas seluruh kader.
Partai Golkar Morowali Utara bahkan memasang target lebih tinggi pada 2029. Partai berlambang pohon beringin itu ditargetkan mampu menjadi salah satu kekuatan politik utama sekaligus memimpin pemerintahan daerah.
“ Target kita jelas. Tahun 2029 Partai Golkar harus memimpin Morowali Utara. Bupati Morowali Utara harus berasal dari kader atau orang Partai Golkar,” tegas Warda.
Ia optimistis, konsolidasi organisasi yang dilakukan sejak sekarang akan menjadi fondasi penting untuk menghadapi kontestasi politik 2029.
“ Kita mulai dari sekarang. Struktur harus kuat, kader harus solid, dan seluruh jajaran harus bergerak bersama untuk membesarkan Partai Golkar di Morowali Utara,” pungkasnya.
Dalam wawancara tersebut, Warda Dg Mamala didampingi Sekretaris DPD II Partai Golkar Morowali Utara Yaristan Palesa, serta Bendahara DPD II Partai Golkar Morowali Utara Fany Mustika Tampake













