Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – Pemerintah Kabupaten Morowali Utara memastikan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Sulawesi Tengah yang dijadwalkan berlangsung Desember mendatang terus dimaksimalkan.
Bupati Morowali Utara yang juga Ketua KONI Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, mengatakan hampir seluruh cabang olahraga (cabor) menyatakan kesiapan untuk ambil bagian dalam ajang olahraga tingkat provinsi tersebut. Jum’at, (28/8/2026)
Namun, keterbatasan anggaran membuat pemerintah daerah harus menentukan skala prioritas. Cabor yang memiliki peluang besar meraih prestasi dan menyumbangkan medali akan menjadi perhatian utama.
“ Untuk memaksimalkan segala cabor yang ada, utamanya kita memprioritaskan cabor yang punya peluang besar untuk meraih prestasi. Kita tahu hampir semua cabor memutuskan untuk ikut, tetapi tentunya karena keterbatasan, maka kita akan memprioritaskan cabor-cabor yang punya peluang besar untuk mencatatkan prestasi atau meraih medali pada Porprov yang dilaksanakan pada bulan Desember nanti, ” ujar Delis.
TC Diserahkan kepada Masing-Masing Cabor
Mengenai persiapan atlet, Delis menjelaskan pelaksanaan pemusatan latihan atau training camp (TC) diserahkan kepada masing-masing cabor.
Pemkab Morut akan memberikan dukungan dari sisi pendanaan, sedangkan teknis pelaksanaan TC, termasuk program latihan dan kebutuhan atlet, disusun oleh pengurus masing-masing cabor.
“ Kami mengembalikan kepada cabang masing-masing untuk melakukan TC. Kami dari pihak pemerintah daerah men-support pendanaan, tapi pemusatan latihan itu akan dilaksanakan oleh cabang masing-masing, ” jelasnya.
Pemkab Morut Siapkan Fasilitas Olahraga Berstandar Nasional
Selain mempersiapkan atlet menghadapi Porprov, Pemkab Morut juga terus mendorong peningkatan sarana dan prasarana olahraga.
Delis mengungkapkan, saat ini terdapat rencana pembangunan fasilitas olahraga yang desainnya sedang dipersiapkan melalui dukungan CSR PT PLN.
Fasilitas tersebut direncanakan berupa lapangan olahraga dengan standar nasional.
“ Ini merupakan CSR PT PLN. Akan dibangun di Morowali Utara lapangan standar nasional, ” ungkapnya.
Pemkab Morut juga tengah mengupayakan pembangunan fasilitas olahraga yang terintegrasi dengan rencana pembangunan SMP Sekolah Rakyat di Morowali Utara pada 2027.
Menurut Delis, pembangunan sekolah tersebut telah mendapat persetujuan dan akan dilengkapi berbagai fasilitas olahraga.
Fasilitas itu mencakup gedung olahraga, lapangan sepak bola hingga kolam renang dengan standar nasional maupun internasional.
“ Semua lengkap dengan gedung olahraganya, lapangan bolanya, kolam renangnya, standar nasional dan internasional, lengkap fasilitas olahraga, ” katanya.
Delis menegaskan fasilitas tersebut nantinya tidak hanya dimanfaatkan oleh siswa Sekolah Rakyat, tetapi juga dapat digunakan pelajar lainnya maupun masyarakat umum.
“ Kita berharap dengan hadirnya SMP maka fasilitas melengkapi fasilitas olahraga yang dimiliki oleh Kabupaten Morowali Utara. Fasilitas itu tidak hanya digunakan oleh siswa yang ada di sekolah tersebut, tapi juga bisa digunakan oleh seluruh pelajar dan juga digunakan oleh masyarakat umum, ” pungkasnya.
Bupati Delis Imbau Masyarakat Cegah Karhutla
Dalam kesempatan yang sama, Bupati Delis juga mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) di wilayah Morowali Utara.
Ia mengatakan Pemkab Morut telah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh jajaran pemerintahan hingga tingkat desa serta masyarakat agar bersama-sama melakukan langkah pencegahan.
Delis menyebut terdapat tiga hal utama yang harus menjadi perhatian.
Pertama, meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan maupun kebun. Kedua, tidak membuang puntung rokok secara sembarangan yang berpotensi menjadi sumber api. Ketiga, melakukan penanganan segera apabila terjadi kebakaran dalam skala kecil agar tidak berkembang menjadi kebakaran yang lebih besar.
“ Kami sudah mengeluarkan surat imbauan kepada seluruh jajaran, seluruh lapisan masyarakat dan juga pemerintah hingga ke tingkat desa, ” kata Delis.
Menurutnya, upaya pencegahan harus menjadi tanggung jawab bersama. Penanganan sejak dini dinilai penting untuk mencegah kebakaran meluas dan menimbulkan dampak yang lebih besar terhadap lingkungan maupun masyarakat.
Pemkab Morowali Utara pun terus memperkuat sinergi bersama seluruh unsur terkait guna mengantisipasi ancaman Karhutla, khususnya pada kondisi yang rawan terjadi kebakaran lahan.












