Acara Scooters Dibubarkan, Ini Tanggapan ARD Pengurus Vespa Luwu Timur

2220

Luwu Timur, batarapos.com – Mantan ketua FPI Luwu Timur Abdul Rauf Dewang (ARD) yang juga salah satu pengurus komunitas vespa Luwu Timur menyesalkan sikap Polres Luwu Timur.

Ia menyesalkan yang menurutnya sikap diskriminatif yang dipertontonkan Polres Luwu Timur saat membubarkan konvoi vespa, malam ini, Sabtu, (28/3/21).

Rauf membandingkan saat acara kerumunan yang diadakan Pemkab Luwu Timur saat peresmian BCC, Kamis 11 Maret 2021 lalu.

Acara itu menurut Rauf terdapat kerumunan-kerumunan, dan tidak mendapatkan teguran padahal saat peresmian BCC yang hadir banyak masyarakat yang berdesakan dan nampak juga diantaranya anak-anak dan orang tua hadir.

“Sikap Polres Luwu Timur tidak tampil sebagaimana komitmen melaksanakan operasi yustisi dalam rangka menegakkan prokes kepada masyarakat untuk menjaga penyebaran covid-19 khususnya di Kabupaten Luwu Timur” Ujar Rauf.

Terkait Acara Komunitas Vespa yang malam ini dibubarkan, Rauf menyampaikan kalau pihak panitia sebelumnya sudah berupaya melengkapi seluruh persyaratan Acara kerumunan.

“Panitia Acara Komunitas Vespa juga dalam berkegiatan tetap akan mengikuti arahan Tim Gugus dengan menyediakan wadah cuci tangan, masker dan imbauan jaga jarak selama kegiatan berlangsung bahkan panitia komunitas Vespa telah mengantongi rekomendasi dari dinas kesehatan tentang prokes kesehatan saat acara dan izin pemerintah Deasa setempat” Kata ARD.

Diketahui bahwa sejak sore hingga malam tadi, jajaran Polres Luwu Timur melakukan penertiban terhadap ratusan scooters yang berkerumun, Polres Luwu Timur mengimbau agar seluruh peserta kembali dengan tertib, ada pula beberapa scooters yang diberi arahan di Polres Luwu Timur selanjutnya diarahkan untuk kembali. (Sbn).

SebelumnyaPanggung Digaris Polisi, Panitia Scooters Diperiksa di Mapolres Luwu Timur
SelanjutnyaWabup Budiman Serahkan Bantuan Alsintan ke Lima Desa Program PKPM