Bom Bunuh Diri di Gereja Katedral Makassar Dipastikan Serangan Teroris

151

Makassar batarapos.com, – Ledakan bom yang terjadi di Gereja Katedral, Jalan Kajaolalido, Kota Makassar Provinsi Sulawesi Selatan, pada pukul 10.20 wita, 28/3/2021, dipastikan adalah serangan kelompok teroris.

Hal ini diungkapkan langsung oleh Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo didampingi bersama Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto di TKP.

Rombongan yang tiba pada pukul 20.55 wita langsung mengunjungi lokasi tepat pelaku meledakkan bom bunuh diri yang berada didepan pintu masuk Gereja Katedral.

“Saya Kapolri bersama bapak Panglima TNI turun ke TKP, dimana seperti diketahui bahwa tadi pagi terjadi ledakan bom yang mengakibatkan dua orang meninggal dunia yang diduga pelaku dan melukai 19 orang lainnya”, kata Jenderal Listyo Sigit Prabowo, 28/3/2021.

Dimana pelaku yang sudah diketahui identitasnya yakni berinisial (L) yang merupakan kelompok dari beberapa pelaku yang telah diamankan dalam sebuah operasi sebelumnya di Solo pada tahun 2018 lalu.

“Kita sudah kembangkan untuk mencari pelaku yang lain, kemudian hari ini juga kita sudah mengamankan kurang lebih 4 orang terkait kegiatan teror”, ungkapnya.

Untuk itu Kapolri dan Panglima TNI berharap agar seluruh masyarakat agar tenang, tidak usah panik karena kami Kepolisian, Densus terus mengikuti pergerakan mereka.

“Saya sudah perintahkan Kadensus dan jajarannya untuk melakukan apa yang bisa dilakukan apapun itu yang jelas jangan sampai ada ledakan lagi, masyarakat harus diamankan, tangkap mereka dan beri tindakan tegas”, ucap Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Untuk itu Jenderal Listyo Sigit Prabowo juga menghimbau agar masyarakat dapat kembali segera beraktifitas seperti biasanya, untuk urusan penanganan terorisme serahkan kepada kami.

Seperti yang diketahui aksi ledakan bom bunuh diri tersebut mengakibatkan sejumlah potongan tubuh manusia berserakan disekitar lokasi kejadian dan beberapa kendaraan mengalami kerusakan, serta sempat mengagetkan sejumlah masyarakat. (Zul).

SebelumnyaPiodalan Umat Hindu, Wabup Budiman Paparkan Progam Rp 1 Miliar Perdesa
SelanjutnyaTabrakan di Luwu, Satu Orang Dikabarkan Tewas, Tiga Luka