Diduga, Pengaspalan Jalan Gunakan Aspal Dingin Yang Hampar Dan Tak Layak Pakai

22

Jeneponto, batarapos.com – Pertemuan yang dilaksanakan disalah satu warkop Dg Sija di samping Latopas yang bertempat di Jalan Lingkar terkait pengaspalan jalan tahun 2019 yang diduga tidak layak pakai lagi, dikarenakan sudah hampar atau dingin, dan panjang aspal hampir sekitar 200 meter, Kamis (5/9/19) pada pukul 12.30 siang.

Pada hari Rabu kemarin di Kabupaten Jeneponto, kecamatan Binamu, kelurahan Empoang, Kota Lembangan, mengadakan pertemuan yang dihadiri LSM Suark yang di ketuai Usdar, LSM Lpanser, ketua Amir Kusbhi, LSM L.PK2 Ketua Jumatan, LSM Gerak, Ketua Hamsah Rapi, dan beberapa Wartawan.

Menurut beberapa lembanga yang koalisi terkait aspal yang dipakai berjarak 200 meter, aspal itu sempat bermalam makanya itu sudah hampar atau dingin sehingga tidak layak lagi, dan kami tidak menghalangi ini pekerjaan hanya ingin agar bagaimana pengaspalan ini sesuai teknis yang ada karna kami sangat bersyukur adanya pengaspalan di daerah ini.

Menurut pengawas PU Arya, dan pelaksana Kaharuddin mengatakan ’’Itu semua tidak seperti ini, karna aspal ini layak dan tidak hampar karna suhu aspal dari Pabrik 150 Drajat dan kami hambur atau menabur aspal itu suhu 125 suhu panasnya, jadi itu tidak dingin dan tidak ada aspal yang bermalam karna aspal tiba di lokasi jam 10 malam dan kami mengaspal sampai siang,’’ ungkapnya.

Semua itu dari koalisi lembangan LSM dan meminta dari pihak pengawasan agar bagai mana supaya kedepannya pengaspalan lebih berhati-hati supaya tidak ada lagi terjadi yang tidak di inginkan lembaga. (Ridwan Tompo)

SebelumnyaKepala Desa Takkalala Ditetapkan Jadi Tersangka Kasus Penyalahgunaan Dana Desa
SelanjutnyaKaryawan PT.Global Trend Sejahtera Mengadu Dipecat Sepihak Tanpa Pesangon Setelah Bekerja 7 Tahun