Harga Telur Anjlok, Dinas Perdagangan Akan Cek Langsung

204

Luwu Timur, batarapos.com – Peternak ayam petelur di Kecamatan Tomoni, Kabupaten Luwu Timur, mengeluhkan anjloknya harga telur ayam.

Harga telur yang anjlok sudah sebulan ini, awalnya Rp.1.433,- per butir atau Rp.43.000 per rak, turun menjadi Rp.1.100, per butir atau Rp.33.000 per rak atau turun Rp.10.000, per raknya.

Anjloknya harga telur ini tak sebanding dengan harga pakan yang terus melambung tinggi sejak Januari 2021 lalu, dari harga Rp. 5.000 per kg naik menjadi Rp. 6.500 per kg.

Harga telur anjlok, harga pakan melambung, semakin susah kita sebagai peternak, semoga ini bisa secepatnya ada solusi dari pemerintah agar peternak tidak semakin jauh mengalami kerugian,” Ujar Rahman selaku peternak ayam petelur di Kecamatan Tomoni.

Selain harga anjlok, peternak juga mengeluhkan penjualan yang semakin sulit, sehingga tidak sedikit telur yang tertinggal di kandang.

Mendapat kabar anjloknya harga telur, Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Luwu Timur (Rosmiyati Alwi), akan melakukan pengecekan langsung.

Menurutnya, hingga saat ini pihaknya belum mendapat kabar anjloknya harga telur di Luwu Timur, sehingga akan dilakukan pengecekan penyebab anjloknya harga.

Belum ada informasi, kita akan tinjau langsung kebawah, apa penyebabnya” Ucap Rosmyati Alwi kepada batarapos.com. (Mus).

SebelumnyaLima Granat Nanas Temuan Warga Luwu Utara Berhasil Diledakkan Tim Jibom Polda Sulsel
SelanjutnyaSat Narkoba Polres Luwu Utara Bersama Polsek Sukamaju Amankan Tiga Orang Penyalahgunaan Narkoba