IRT Asal Lambara Gantung Diri di Mangkutana, Posisinya Berlutut ?

137

 

Mangkutana, Batarapos.com – IRT asal Desa Lambara Kecamatan Burau Luwu Timur, ditemukan tewas dihalaman rumah saudaranya di Desa Kasintuwu, Kecamatan Mangkutana, Kamis (26/9/19).

Anehnya, IRT yang gantung diri di pohon karsen itu posisinya berlutut, seutas tali disangkutkan di dahan karsen sementara ujung tali juga melilit dilehernya, namun posisi lutut rapat di tanah.

Warga yang menemukan kondisi korban sudah tidak benyawa itu langsung gempar dan tidak berani menyentuh korban.

“Saya kaget karena dengar ada orang menagis, dan pas saya keluar melihat ada seorang IRT yang gantung diri di pohon Karsen, katanya orang dari Lambara datang berobat disini” ucap salah satu warga.

Mendapat informasi itu, Kepala Desa Kasintuwu Petrus Frans mendatangi TKP sembari menghubungi pihak Kepolisian.

“Iya benar ada warga yang gantung diri di Desa kasintuwu, di jalan masuk uwelanti, dan semetara belum di sentuh karena masi tunggu petugas Kepolisian” Kata Petrus Frans

Informasi yang dihimpun, korban berasal dari Desa Lambara kecamatan Burau, korban datang berobat di Desa Kasintuwu dan tinggal di rumah saudaranya selama empat hari.

Korban diketahui bernama Resti Lapu, korban memiliki seorang suami dan enam orang anak, dugaan sementara korban mengalami depresi.

Hingg dikabarkan, Kanitres Polsek Mangkutana, (Ipda. Andi Muhtar) beserta personil Polsek lainnya, tengah melakukan olah TKP. (Subhan).

SebelumnyaJalin Silaturahmi Kapolsek Masamba Sambangi Kantor Desa Rompu
SelanjutnyaPatroli Peduli, Kapolres Luwu Utara Beri Bantuan Korban Kebakaran di Dusun Cempaka