5 Maret 2024, 2:27 am

Kemensos RI Salurkan Bantuan Kebutuhan Pokok ke Korban Pemerkosaan di Bone

Bone, batarapos.com – Kementerian Sosial RI melalui Sentra Pangurangi Takalar seperti yang diketahui telah melakukan respon terhadap korban pemerkosaan secara beramai-ramai yang terungkap dan terekspos media beberapa hari lalu di Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan.

Sebagai tindak lanjut yang telah dilakukan Sentra Pangurangi Takalar sebelumnya, kali ini kembali mengunjungi kediaman korban pencabulan secara beramai-ramai anak dibawah umur korban berinisial AA (14) yang berstatus pelajar setingkat SMP di kediamannya Kecamatan Bengo hari ini.

“Hari ini kami melanjutkan pemberian bantuan hasil assesmen berupa bantuan atensi dalam hal ini berupa kebutuhan pokok yang dapat digunakan oleh anak korban maupun keluarganya dalam keseharian. Dan kita juga tambahkan nutrisi anak berupa madu, dan susu serta vitamin lainya serta peralatan sekolah untuk meningkatkan kembali motivasi dan kepercayaan diri anak untuk menyiapkan diri mengikuti belajar mengajar disekolah”, ucap Qadriansyah, Senin (28/3/2022).

Qadriansyah selaku salah satu Penyuluh Sosial dalam keterangannya, menuturkan bahwa kedatangan mereka tim Sentra Pangurangi Takalar yang kedua ini, merupakan tindak lanjut melalui program ATENSI (Asistensi Rehabilitasi Sosial) dari Kementerian Sosial RI.

Seperti yang sudah kita laksanakan sebelumnya ungkapnya, yaitu pendampingan dan pemberian layanan dukungan sosial, motivasi dan terapi relaksasi yang telah kita lakukan pada saat kunjungan pertama.

Selain itu Qadriansyah berharap bantuan yang berikan kepada keluarga korban ini akan sedikit berguna mengurangi beban bagi keluarganya dan juga terlebih terhadap korban. Selain itu pihak Sentra Pangurangi Takalar juga akan terus melakukan kordinasi dengan Dinas Sosial Kabupaten Bone, untuk bersama-sama melakukan pendampingan kepada AA (14) selaku korban.

“Tentu kita bersama-sama masyarakat mengawal proses hukum yang sedang berjalan untuk mendapatkan keadilan bagi korban dan tentunya bantuan ini juga merupakan respon dari Kementerian Sosial RI sebagai lembaga pemerintah untuk memastikan setiap permasalah sosial ditengah masyarakat yang viral tentunya direspon segera sesuai arahan Kementetian Sosial”, terangnya.

Untuk pendampingan secara hukum memang masih belum bisa masuk arahan Loka Sentra Takalar. Yang menjadi tugas kami saat ini adalah memastikan kondisi psikologis sosial korban maupun keluarga yang traumatis dialaminya

Tentu dari segi bantuan hukum ada dari LBH (Lembaga Bantuan Hukum) yang akan memberikan bantuan hukum,

Kami hanya lebih pendampingan sosial untuk menenangkan korban apalagi menghadapi tekanan psikologis akibat hasil pemeriksaan-pemeriksaan yang diaman korban harus kembali mengingat kejadian tersebut baik dari keluarga sendiri dan juga mungkin masih merasa terpukul.

“Untuk itu kita melakukan penguatan melalui konseling keluarga serta pemberian bantuan ATENSI”, jelas Qadriansyah

Adapun bantuan yang disalurkan diantaranya : Perlengkapan sekolah seperti 1 pasang Sepatu merek vans, tas sekolah, buku tulis 1 pack, pulpen 1 pack, pensil pewarna 1 pack, mistar.

Sedangkan bantuan sembako diantaranya 5 kilo beras premium, 1 dos indomie instan, biskuit kaleng, susu siap saji merek ultra Milk 1000 ml, madu TJ 250 gram, sirup ABC 1 botol, 1 kaleng so nice, 4 kaleng Sardines ABC, 1 bungkus milo 800g, 2 bungkus buavita,

1 botol kecap merek Manis Nasional 135 ml, 1 botol sambal ABC 135 ml, 2 sikat gigi, 3 pasta gigi merek pepsodent 75 gram, 4 batang sabun merek Lifebouy, 1 botol shampoo merek sunsilk 170 ml, 1 dos teh gantung merek Sariwangi, 2 liter gula pasir ukuran 1 liter, biskuit gabing 1 bungkus.

Sebelumnya dari pantauan batarapos.com kasus tersebut. Aparat Kepolisian diwilayah ini juga telah berhasil mengamankan sejumlah terduga pelaku yang terlibat pencabulan, dan telah menjalani proses hukum.

Menurut informasi dari sumber layak percaya sedikitnya terdapat 7 orang terduga pelaku yang telah ditahan. Dan beberapa lainnya masih buron setelah dilakukan pengembangan dan dalam pengejaran aparat kepolisian.

Kasus ini juga diperkirakan merupakan termasuk salah satu catatan kasus pencabulan terbesar anak dibawah yang ditangani Aparat Kepolisan wilayah ini untuk diungkap dan dituntaskan pada tahun ini juga. Dimana telah membuat banyak pihak turut prihatin.

Tim batarapos.com/Zul/Yusri

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan