Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com – Bupati Luwu Utara, Ir. Andi Abdullah Rahim, menyerahkan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan kepada manajer, pelatih, ofisial, dan atlet Kabupaten Luwu Utara yang akan berlaga pada Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XVIII Sulawesi Selatan 2026 di Kabupaten Bone dan Wajo.
Penyerahan tersebut berlangsung di Aula Lagaligo, Kantor Pemerintah Kabupaten Luwu Utara, Rabu (4/11/2026), didampingi Kepala BPJS Ketenagakerjaan Luwu Utara, Muh. Saleh Afif.
Kepala BPJS ketenagakerjaan Luwu Utara Muh.Saleh Afif, mengatakan bahwa sebanyak 253 orang yang tergabung dalam kontingen Luwu Utara mendapatkan perlindungan melalui program BPJS Ketenagakerjaan.
” Kepesertaan ini diberikan sebagai bentuk perlindungan terhadap risiko yang mungkin terjadi selama mengikuti kegiatan Porprov XVIII Sulsel 2026, ” jelasnya.
Lanjut kepala BPJS ketenagakerjaan, Perlindungan tersebut mencakup risiko kecelakaan kerja, termasuk cedera saat menjalani pertandingan maupun aktivitas olahraga lainnya.
” Jaminan juga berlaku selama perjalanan pergi dan pulang dari Kabupaten Luwu Utara menuju lokasi pelaksanaan Porprov di Kabupaten Bone dan Wajo, ” ucapnya.
” Adapun dua program perlindungan yang diberikan kepada kontingen Luwu Utara, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), ” sambungnya.
Mih.Saleh Afif, menjelaskan bahwa perlindungan BPJS Ketenagakerjaan bagi Olahragawan dan pelaku olahraga bukan sekedar formalitas belaka saja, namun ada regulasi resmi yang mewajibkan dalam bentuk Undang-Undang nomor 11 Tahun 2022 tentang keolahragaan.
” Kami terus menjalin komunikasi, koordinasi dan kolaborasi agar masyarakat luas juga memahami dan mengetahui bahwa Olahragawan termasuk pelaku olahraga, juga berhak diberikan perlindungan Jaminan Sosial Ketenagakerjaan, dan inilah yang kami perjuangkan di lapangan selama ini, ” pungkasnya.
Sementara, Bupati Luwu Utara Ir.Andi Abdullah Rahim, berharap kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan ini, seluruh atlet, pelatih, manajer, dan ofisial dapat menjalankan tugas serta mengikuti pertandingan dengan lebih tenang karena telah mendapatkan perlindungan jaminan sosial ketenagakerjaan.
” Langkah ini menjadi bentuk perhatian Pemerintah Kabupaten Luwu Utara terhadap keselamatan dan perlindungan seluruh anggota kontingen yang membawa nama daerah pada ajang olahraga tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tersebut, ” kuncinya.












