Liputan : Tim
Luwu Timur, batarapos.com – Video Supriyadi warga Desa Sumber Agung, kecamatan Kalaena, Luwu Timur bangun irigasi gunakan dana pribadi berbuntut panjang.
Usai videonya viral, Supriyadi mengaku kedatangan tamu empat orang, satu orang kepala desa, satu orang mengaku dari dinas Pertanian Luwu Timur yang rupanya oknum wartawan.
Kongkalikong Supriyadi terkuak setelah media luwurayapos mempublikasi keterangannya yang menyudutkan media yang mempublikasi video tersebut.
“ Empat orang datangi saya di rumah, ada kepala Desa, yang tiga orang saya tidak kenal tapi satu orang mengaku dari Dinas Pertanian sempat dikasi bicara lewat telpon orang dinas,” Kata Supriyadi dikonfirmasi, Minggu 01 November 2026.
Dalam publikasi Luwurayapos, Supriyadi mengaku tidak ada konfirmasi wartawan sebelum video itu tersebar, namun Supriyadi mengakui video yang rekam membangun irigasi gunakan dana pribadi diunggahnya secara public di media sosial Facebook.
Pernyataan yang dimuat oleh Luwurayapos dibantah keras Supriyadi, dia berdalih tidak mengatakan apa yang ditulis pada berita tersebut, terlebih foto yang ditampilkan dalam release berita Supriyadi nyatakan itu direkayasa.
“ Saya tidak bilang tidak ada wartawan yang konfirmasi saya, saya hanya jawab pertanyaannya, dia tanya adakah wartawan yang datang ke rumah saya jawab kalau datang ke rumah memang tidak ada, apa yang ditulis itu tidak benar, fotonya juga direkayasa,” Ungkap Supriyadi.
Sebelum video dan berita Supriyadi dipublikasikan oleh wartawan, Supriyadi yang mengirim sendiri karya videonya kepada wartawan untuk diviralkan dengan harapan mendapat perhatian pemerintah.
Permintaan Supriyadi agar videonya dipublikasi wartawan sempat direkam oleh wartawan, meski berdalih tidak dikonfirmasi wartawan sebelum videonya viral, rekaman Supriyadi memeinta kegiatannya dipublikasi masih tersave oleh wartawan.
Sehubungan dengan kedatangan Asri Latif selaku kepala Desa Sumber Agung ke kediaman Supriyadi bersama tiga orang mengaku wartawan satu diantaranya bernama Utta Siddik, Kades membantah jika saat itu ada yang mengaku dari dinas pertanian bertolak dengan keterangan Supriyadi.
Tujuan Kades datang ke rumah Supriyadi konon hanya ingin memastikan semua bantuan yang telah diterima kelompok tani nya setelah videonya viral bangun irigasi gunakan dana pribadi.
“ Kami memang empat orang ke rumahnya, ada juga Utta dan dua orang itu anggotanya Utta, tidak ada yang mengaku dari dinas pertanian, tapi memang sempat Utta telpon Dinas kasi bicara Supriyadi, kami ke sana hanya pastikan bantuan-bantuan yang sudah diterima karena katanya tidak terima bantuan,” Ujar Kades.
Artikel berita Luwurayapos yang dipublikasikan pada Sabtu 31 Oktober 2026 terkesan menyudutkan media lain yang mempublikasikan video Supriyadi bangun irigasi gunakan dana pribadi tanpa melakukan verifikasi ke media yang membertikan, terlebih pada oknum wartawan yang mendatangi rumah Supriyadi bersama Kades tidak mengaku sebagai wartawan, lalu tiba-tiba mempublikasikan keterangan Supriyadi.












