Pembongkaran Bekas Bangunan SD Nikkel Oleh Pemerintah Desa Sorowako Berjalan Mulus

12

Nuha, batarapos.com – Pemerintah desa Sorowako melakukan pembongkaran bangunan di tanah bekas kompleks Sekolah Dasar Nikkel Sorowako, Selasa (1/10/19).

Pembongkaran yang dilakukan dengan memakai alat berat berupa satu unit escavator milik PT. Aneka Jasa tersebut berlangsung aman tanpa perlawanan dari warga yang mendiami lokasi bangunan tersebut.

Selain Kades Sorowako, kegiatan pembongkaran tersebut juga disaksikan oleh Lurah Magani, staf kecamatan Nuha, Koramil Nuha, Polsek Nuha, serta ratusan warga sekitar.

Diketahui, setelah sekolah dasar Nikkel pindah tempat, bekas bangunan kosong tersebut ditempati oleh warga yang dengan inisiatif sendiri untuk memasuki tempat tersebut sebagai tempat tinggal sementara.

Setelah puluhan tahun tinggal, warga kemudian disurati oleh pemerintah desa Sorowako karena lokasi bekas sekolah milik H. Mahade Tosalili tersebut sudah diwakafkan kepada DEPAG untuk membangun Madrasah Ibtidaiyah Nurut Taqwa Sorowako.

Maka dari itu, pemdes Sorowako sejak beberapa bulan lalu menyurati 32 kepala keluarga yang mendiami bangunan tersebut untuk segera mencari lokasi tempat tinggal karena tanah tersebut rencananya akan dibangun fasilitas belajar-mengajar untuk masyarakat.

Adapun hasil mediasi antara pemerintah desa Sorowako dan warga sepakat untuk melakukan pembongkaran pada tanggal 1 Oktober.

Ditemui dibekas bangunan, sambil memunguti puing-puing bangunan yang masih bisa dipergunakan, beberapa warga yang berdiam dilokasi tersebut terlihat pasrah sembari berkata kepada awak media bahwa mereka menerima keputusan bersama ini, namun mereka masih berharap agar pemerintah mau mencarikan relokasi buat mereka.

“Kami warga menerima dengan ikhlas karena itu sudah jadi kesepakatan kami dan pemerintah. Namun kami berharap agar pemerintah bersedia mencarikan kami lokasi tempat tinggal, karena dengan ngekost saya pribadi kurang sanggup, mengingat kurangnya penghasilan saya sebagai kepala keluarga,” ucap Waswilujen, warga yang telah berdiam selama 25 tahun dilokasi tersebut.

Hingga proses pembongkaran berakhir, kodisi dilapangan tetap aman karena dikawal oleh personil pengamanan dari TNI, POLRI, dan SatPol PP. (AR)