Pemkab Luwu Kecolongan Lagi, Warga Bebas Borong Gas Elpiji Bersubsidi

4

 

LUWU – Warga di Belopa, kembali kesulitan mendapat gas elpiji bersubsidi atau gas elpiji tiga kilogram, Pangkalan Gas elpiji tiga kilogram di Belopa, Kabupaten Luwu, mengaku sudah tidak mendapat pasokan dari agen elpiji.

Mustaming, pemilik pangkalan di Belopa, mengaku sudah tiga minggu tidak ada pasokan gas elpiji.

“Terakhir tiga Minggu lalu pak. Tidak tahu kenapa,” kata Mustaming, Selasa 3 September.

Sebelumnya dia mendapat 80 pasokan gas elpiji, namun langsung habis diserbu konsumen. “Kita sudah atur, maksimal dua tabung perorang,” ujarnya.

Sementara di Jawaro, Desa Senga Selatan, sejumlah pengecer menjual gas elpiji dengan harga tinggi, Satu tabung gas elpiji tiga kilogram, dijual Rp 25 ribu.

“Kami beli di pangkalan Rp 20 ribu. Saya beli 20 tabung lalu diecer lagi dengan harga Rp 25 ribu,” kata salah seorang warga di Jawaro.

Dia mengaku tidak tahu kalau ada aturan yang melarang menjual gas elpiji melampaui harga eceran tertinggi.

Aswar, salah seorang warga, terpaksa membeli dengan harga tinggi. Karena di tempat lain, stoknya kosong. “Daripada tidak masak, lebih baik dibeli walaupun harganya mahal,” kata Aswar.

Dia meminta Pemerintah serius menangani kelangkaan gas elpiji dan memberika sanksi tegas pada pangkalan dan pengecer yang melakukan penimbunan. (HD).

SebelumnyaPemkab Luwu Timur Launching Website dan Tiga Aplikasi
SelanjutnyaSidang Perdana Kasus Pembunuhan di Bajo, Polisi Siaga