25 Mei 2024, 9:12 am

Penjelasan Kepala Puskesmas Wawondula Soal Pasien Rujukan Mengaku Dipersulit

Liputan : Tim batarapos.com

Luwu Timur, batarapos.com – Sempat viral keluhan keluarga pasien rujukan mengaku dipersulit saat meminta fasilitas rujukan di Puskesmas Wawondula, Luwu Timur, Minggu (31/3/2024).

Emmi, keluarga pasien kesal lantaran saat ayahnya akan dirujuk dari klinik Wawondula, petugas Puskesmas Wawondula tidak merespon dengan baik, yang menurutnya, BBM ambulance habis dan tidak ada perawat yang bersedia mendampingi saat rujukan.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Puskesmas Wawondula, Haerani menjelaskan bahwa terjadi miskomunikasi, dimana saat itu memang dana persediaan BBM oleh sopir ambulance habis dan tengah diupayakan.

” Petugas UGD menelpon ke saya untuk melaporkan bahwa ada pasien di klinik yang mau dirujuk ke RS primaya Sorowako, selanjutnya saya perintahkan ke petugas UGD untuk hubungi sopir ambulans yang on call, selanjutnya sopir menyampaikan ke petugas UGD PKM bahwa uang persediaan BBM dia sudah habis karena telah melayani empat kali rujukan pasien ke RS,” Ujar Haerani kepada batarapos.com, Senin (1/4/2024).

Usai menerima laporan adanya pasien rujukan dan persediaan BBM Ambulans habis, petugas UGD Puskesmas Wawondula kembali berkoordinasi dengan petugas klinik untuk bersabar.

“Setelah itu perawat menyampaikan ke petugas klinik agar bersabar dulu karena sementara diusahakan BBM ambulance, Kalimat inilah yang menyebabkan keluarga pasien itu emosi sehingga mereka memposting di medsos (Facebook), adahal BBM ambulance itu tidak pernah kosong dan setiap ada pasien dirujuk langsung diisi lagi untuk pemakaian selanjutnya,” Kata Kepala Puskesmas Wawondula.

Dia juga membeberkan bahwa setiap pasien yang akan dirujuk dari klinik melalui Puskesmas wajib melengkap atau melalui proses administrasi yang kemungkinan membutuhkan waktu beberapa jam.

” Dan mengenai pasien rujukan dari klinik yang dioper ke Puskesmas ada proses administrasi yang harus dilengkapi sebelum kami merujuk pasien dan mungkin ini menjadi kegelisahan keluarga karena lama menunggu, proses ini berlaku untuk semua pasien yang dilayani diklinik,” Bebernya.

Haerani juga berharap kepada masyarakat khususnya di Wawondula saat mendapat pelayanan yang tidak sesuai di Puskesmas Wawondula agar menyampaikan langsung sebagai bahan evaluasi.

” Melalui ini juga saya sampaikan bila dalam pelayanan kami ada yang tidak sesuai tolong sampaikan ke saya sebagai bahan evaluasi sehingga PKM Wawondula kedepan lebih baik lagi,” Harapnya.

Berita Terkait :

Miris ! Pasien Rujukan di Luwu Timur Dipersulit

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

3,001FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan