Tiga Petani Lada Towuti Ditangkap Balai Gakkumhut, Warga : Mereka Bertani Sudah Puluhan Tahun

Liputan : Tim

Luwu Timur, batarapos.com – Balai Penegakan Hukum Kehutanan (Gakkumhut) menangkap tiga petani lada di kecamatan Towuti, Luwu Timur, Sulawesi Selatan.

Ketiga petani lada ditangkap oleh Balai Gakkumhut Wilayah Sulawesi di Desa Loeha, Kecamatan Towuti, Senin 03 Agustus 2026 lalu.

Ketiga petani yang ditangkap inisila AR, AI dan AW, ketiganya pun saat ini telah ditetapkan sebagai tersangka setelah menjalani proses pemeriksaan dan gelar perkara.

Balai Gakkumhut Sulawesi mengklaim, para petani yang ditangkap telah melalukan perambahan hutan lindung seluas 1,5 hektar, dengan rincian tanaman lada sebanyak 1.500 pohon.

Penyidik Gakkum juga mengungkap, di kawasan tersebut terjandi transaksi jual beli atau yang dikenal dengan sebutan ganti rugi secara ilegal dari penggarap sebelumnya.

“ Kawasan hutan negara tidak dapat diperjualbelikan ataupun dialihkan tanpa mekanisme perizinan yang sah,” Tegas Kepala Balai Gakkumhut Sulawesi, Ali Bahri, dalam keterangan tertulis.

Ketiga tersangka terancam 10 tahun penjara serta denda maksimal Rp.7,5 miliar, Dirjen Gakkum Kehutanan, Dwi Januanto Nugroho, menekankan pentingnya pencegahan, pengawasan, dan penegakan hukum untuk menjaga fungsi ekologis hutan dan mencegah pelanggaran berulang.

Masyarakat petani lada di Towuti menilai, penangkapan tiga petani dengan dalih menguasai kawasan hutan tidak tepat, mereka menyebutkan jika dalih kawasan hutan, harusnya Gakkumhut menangkap semua petani lada, bukan hanya tiga orang.

” Mereka ditangkap di pondok saat minum kopi, kalau alasan mereka menggarap kawasan hutan, kenapa cuma tangkap tiga, harusnya semua petani disini ditangkap karena menggarap lahan sama,” Ungkap petani.

Menurutnya mereka yang ditangkap bukan petani yang baru menggarap melainkan mereka bertani sudah lama, bahkan pondok yang ada di lokasi sudah puluhan tahun.

” Bukan sementara membangun, yang satunya tidak punya pondok hanya numpang, yang satu lagi pondoknya sudah sepuluh tahun, yang ditangkap sementara minum kopi sama petani lain, kenapa tidak tangkap juga semua petani disana,” Kata petani usai rekannya diamankan.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan