Warga Bone Dianiaya Hingga Gigi Copot, Kapolsek Barebbo : Segera Ditindaklanjuti

181

Bone, batarapos.com – Diduga dibawah pengaruh minuman keras (Miras), terduga pelaku inisial AL yang berdomisili di Kabupaten Bone gelap mata dan tega melakukan penganiayaan kepada temanya sendiri.

Korban atas nama Asri Warga Desa Corawali, Kecamatan Barebbo, terpaksa harus dilarikan ke Rumah Sakit Tentara Dr. M Yasin Kota Watampone untuk mendapatkan perawatan medis.

Akibat luka serius dibagian mulutnya, diduga dianiaya oleh terduga pelaku menggunakan potongan kayu berukuran panjang sekitar kurang lebih 70 cm, hingga mengalami luka yang cukup serius.

Seperti luka robek pada bagian bibir sebelah bawah hingga mendapat 8 jahitan, serta gigi sebelah atas copot diduga akibat hantaman benda keras.

Kepada batarapos.com Asri menceritakan kronologis yang dialaminya malam itu tepatnya Senin (28/12/2020). sekitar pukul 12:00 wita.

Saat itu korban mengaku tengah menikmati minuman keras jenis tuak dikediaman Yusrang yang merupakan sepupunya sendiri bersama temanya yang lain.

Saat itu pula korban menyampaikan bahasa kepada terduga pelaku dihadapan para temanya yang mungkin saja tidak diterima oleh terduga pelaku saat itu.

“Saya hanya tanya (Terduga pelaku inisial AL) ((Malam itu)), Kalau mau minum (Tuak), minum maki, kalau tidak mau pergi maki”, tutur Asri.

Tidak lama kemudian korban meminta kepada temanya untuk diantar pulang kerumahnya untuk mengambil sepeda motornya kemudian berencana kembali lagi kediaman Yusrang.

Namun ditengah perjalanan tepatnya disamping WC mesjid Nur Yakin, secara tiba-tiba saja Asri mengaku menerima serangan oleh terduga pelaku menggunakan kayu hingga terjatuh bersama kendaraanya.

Satu kali saja memukul (Terduga pelaku) langsung lari“, tambahnya.

Korban dalam kondisi kesakitan serta berlumuran darah pada saat itu langsung menyelamatkan diri dan meninggalkan kendaraanya di TKP menuju rumah Yusrang.

Sempat dia (Inisial AL) bertanya sama Puang Rire. Dia bilang dimana Asri? mauka kasi bagianya. Terus ada kayu dia pegang (Pada saat itu)”, cetus Asri.

Akibat kejadian tersebut, korban melaporkan tindakan penganiayaan yang dilaminya ke pihak kepolisian. Hal ini dibenarkan oleh Kapolsek Barebbo Iptu Irwandi, SH. saat dikonfirmasi oleh media batarapos.com Senin (28/12/2020).

Sudah di terima laporanya,  insya allah segara di tindak lanjuti” Tulis Iptu Irwandi, SH melalui pesan singkat WhatsApp. (Yusri)