iklanvale-bawahheader(mob)

Warga Miskin Kecamatan Bengo Berduka Cita, Sekcam Tidak Tinggal Diam

Bone, batarapos.com – Salah satu masyarakat miskin yang telah lama menderita penyakit komplikasi, dikabarkan telah meninggal dunia di Dusun Libireng, Desa Selli, Kecamatan Bengo, pada Minggu, (17/5/2020), dan dimakamkan pada hari ini.

Menariknya, kabar duka tersebut informasinya sampai kepada Sekertaris Kecamatan Bengo Idil Adha A.Passamula, dimana pejabat pemerintah daerah yang dikenal sangat merakyat ini, terlihat menyempatkan waktu melayat pada kediaman almarhum bernama Indo Rappe (60).

Dari pantauan media baratapos.com, pada kediaman rumah duka, juga dihadiri Babinsa Desa Bengo Koptu.Jumarton Laga dan Babinsa Desa Bulu Allaporenge Koptu Arifuddin beserta sejumlah masyarakat dan sanak keluarga almarhum.

Menurut Idil Adha A.Passamula kehadirannya untuk melayat warga Kecamatan Bengo, sekaligus meringankan beban keluarga yang berduka cita ditengah Pandemi Covid-19.

Intinya begini yah, jadi setiap ada musibah di Desa seperti ini sedianya memang masyarakat datang, namun karena adanya wabah Covid-19 ini barangkali ada sedikit ketakutan sehingga muncul fikiran bahwa ini Corona dan sebagainya padahal sebenarnya bukan“, paparnya.

Lebih jelas kata Sekcam Bengo yang baru menjabat sekitar lima bulanan, mengatakan intinya disini sebenarnya tergantung bagaimana pemerintah setempat memberikan pencerahan kepada masyarakat bahwa hal yang seperti ini senantiasa untuk selalu berfikiran positif melalui imbauan maupun pendekatan.

Makanya saya hadir ditengah – tengah situasi seperti ini untuk memperlihatkan kepada masyarakat jangan sampai dengan adanya wabah Corona sehingga hubungan tali silaturahmi terputus“, terang Idil Adha A.Passamula.

Selain itu masyarakat tetap harus memperhatikan protokol maupun anjuran yang ditetapkan oleh pemerintah, dengan beberapa kewajiban selaku masyarakat kata Idil Adha A.Passamula.

Walaupun ada pembatasan yah, kita tetap mengikuti protokol dan anjuran dari pemerintah karena bagaimana pun juga kita harus mengikuti (mematuhi), imbauan pemerintah kita, contoh pakai masker, jaga jarak” ungkapnya.

Lanjut Sekertaris Kecamatan Bengo lagi, bukan hanya imbauan untuk masyarakat saja akan tetapi juga merupakan ultimatum bagi Kepala Desa yang sudah seharusnya untuk menyampaikan informasi di tingkat Kecamatan.

Terus terang yah, bukan hanya disini. Kami juga sudah sampaikan kepada teman-teman Kepala Desa dibawah setiap ada masyarakat keluarganya yang meninggal secepat mungkin memberikan informasinya di Kecamatan. Artinya kalau ada kendala bisa kita bantu“, jelasnya.

Dari pandangan Idil Adha A.Passamula kerukunan masyarakat Kecamatan Bengo dalam hubungan silaturahmi masyarakatnya menurutnya masih tetap terjaga.

Melihat kondisi kehidupan almarhum memang memprihatinkan, apalagi selama ini keluarga ini tidak tersentuh bantuan program dari pemerintah, tapi insya Allah saya akan upayakan ketemu dengan pendamping untuk kordinasikan. Apalagi almarhum memiliki keluarga disabilitas“, tutup Sekertaris Kecamatan Bengo Idil Adha A.Passamula.

Seperti yang diketahui sebelumnya almarhum Indo Rappe, memang memiliki riwayat penyakit seperti komplikasi, stroke dan lain-lain selama ini, namum karena keterbatasan biaya hidup janda lima anak ini hanya bisa pasrah dikediamannya hingga ajal menjemput.

Tiga kali dirawat di rumah sakit umum di Kabupaten Bone, terakhir sempat mau cuci darah tapi (almarhum Indo Rappe), menolak dan memilih pulang di rumah karena terkendala biaya” tandas salah satu keluarga almarhum Indo Rappe.

Almarhum Indo Rappe menghembuskan nafas terakhirnya sekitar pukul 17:00 Minggu, 17/5/2020 saat menjelang berbuka puasa. (Yusri)

Vale Idul Fitri
Jangan Lewatkan
Komentar
Loading...