Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Penampakan proyek buruk rupa kembali dipertontonkan pihak oknum rekanan kontraktor pada paket pekerjaan Preservasi jalan Ujung Lamuru – Koppe di Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan.
Seperti yang terpantau media batarapos.com, terlihat tumpukan bahan material seperti batu gunung diduga kuat tidak sesuai dengan spesifikasi, disuplai oknum pihak Subkontraktor yang mengerjakan proyek ini di titik lokasi ruas jalan Poros Leppangeng Bone tepatnya Dusun Libureng dan Dusun Pammase, Desa Selli, Kecamatan Bengo.
Ironisnya sebahagian material batu gunung tersebut bahkan terlihat tengah terpasang cukup rapi pada sebahagian pekerjaan saluran drainase dan juga Dinding Penahan Tanah dilokasi tersebut. Padahal pengawas dari pihak kontraktor setiap hari mengawasi pekerjaan, namun masih kecolongan. Benarkah mereka bekerja sesuai SOP ?
” Tidak masuk kalau ini , ” kata salah satu pengawas di proyek tersebut saat diperlihatkan material batu yang disuplai oleh subkon.
Namun saat dikonfirmasi lebih jauh, pengawasannya selama proyek preservasi jalan Ujung Lamuru- Koppe dikerjakan, Ia memilih bungkam dan mengarahkan wartawan ke laboratorium tempat pengujian teknis dan pengendalian mutu standar kwalitas proyek.
” Kami sudah tegur itu kontraktornya, silahkan fotoki bawa ke laboratorium, saya bukan orangnya laboratorium, ” terangnya, Senin 27 April 2026 kemarin.
Lebih ironisnya lagi, salah satu titik pekerjaan drainase pada proyek ruas jalan yang diduga dikerjakan Subkon PT. Bumi Karsa sebagai pihak rekanan Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Bina Marga juga memperlihatkan kwalitas buruk.
Dari pantauan batarapos.com rabu 29 April 2026 terlihat kurang lebih 20 meter pekerjaan drainase yang baru rampung dikerjakan tiba-tiba mengalami kemiringan dan nyaris ambruk, diduga tidak sesuai spesifikasi pekerjaan. Selain nyaris ambruk, di lokasi ini juga terdapat pekerjaan drainase jalan mengalami keretakan yang cukup serius.
Diketahui proyek Preservasi Jalan Ujung Lamuru- Koppe dikerjakan PT. Bumi Karsa sebagai kontraktor pelaksana dan Konsultan Supervisi dari PT. Secons dan PT. Arci Pratama Konsultan KSO,
Sumber Dana : SBSN 2025-2026
Nomor kontrak : HK.02.01/SBSN-MYC/PJ.ULK-PPPK3.4/605 tertanggal 5 Desember 2025
Tanggal kontrak: 5 Desember 2025
Nomor dan Tanggal SPMK: BM. 04.03/SPMK/SBSN-MYC/PJ.ULK-PPPK3.4/605 (5 Desember 2025)
Nilai kontrak: Rp 77.993.000.000,00












