Liputan : Yusri
Bone, batarapos.com – Kepala Desa Rappa, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan Busra rupanya memperlihatkan bentuk empatinya kepada keluarga korban dugaan penganiayaan berat menggunakan senjata tajam (Sajam) yang terjadi di Dusun 1 Rappa, selasa 28 April 2026 sekitar pukul 23:30.
Penawaran tersebut diceritakan korban bernama Riswan kepada batarapos.com senin 4 Mei 2026, saat itu korban bersama orang tuanya mendatangi kediaman Kades Rappa, Kecamatan Tonra. Dalam pembahasannya, Kades menawarkan uang senilai Rp 5 000.000 kepada korban untuk berdamai dengan terduga pelaku. Namun tawaran tersebut ditolak remaja 24 tahun ini.
” Pak Desa bilang, bagaimana kalau kita berdamai kemudian ini pelaku saya suruh kasiki uang lima juta pembeli obat, ” Kata Riswan menirukan percakapan Busra.
Selain ajakan Sang Kades Rappa, rupanya korban juga didatangi oleh Babinsa, Kepala Dusun bersama Diki dikediaman korban. Tujuannya cukup jelas, yakni mengingatkan keluarga ini jika kasus yang tengah bergulir di Polres Bone tidak diselesaikan secara kekeluargaan akan menyeret 9 daftar nama orang yang terlibat pengeroyokan.
” Pelaku mengaku katanya dikeroyok juga oleh sembilan orang termasuk Eko, padahal seingat saya eko sudah pulang kerumahnya, “terang Riswan.
Tindakan yang diduga kuat dilakukan segelintir oknum tidak bertanggung jawab seperti ini rupanya cukup disesalkan korban, terlebih saat malam peristiwa berdarah saat malam kejadian nyaris saja merenggut nyawanya. Hingga mengalami luka cukup serius berupa bacokan senjata tajam jenis Parang bagian kepala, hingga harus mendapatkan perawatan medis 19 jahitan.
” Terus terang pak kondisi saya masih kurang sehat, masih mengalami pusing cukup serius. Kemarin saya dipanggil penyidik untuk dimintai keterangan tetapi belum bisa memenuhi panggilan penyidik, ” Tambahnya Riswan.
Hingga diberitakan belum ada keterangan pers Kepala Desa Rappa, Kecamatan Tonra, Kabupaten Bone Busra, begitu pun Kepala Dusun.
Sebelumnya diberitakan ” Remaja Asal Tonra Bone Diparangi Usai Pesta Miras, Begini Kronologinya ! “










