Liputan : Tim
Luwu Timur, batarapos.com – Polsek Wotu bergerak cepat mengamankan pelaku penyekapan dan penganiayaan di Desa Tarengge kecamatan Wotu, kabupaten Luwu Timur.
Penangkapan dipimpin langsung Kapolsek Wotu AKP. Simon Siltu, Selasa 21 Juli 2026, sekitar pukul. 07.30 WITA.
Korban penyekapan adalah Syahrul warga jalan Beo, Kecamatan Wara Kota Palopo, sementara pelaku utama Ercam warga Desa Tarengge kecamatan Wotu.
Kapolsek Wotu AKP. Simon Siltu menjelaskan bahwa korban penyekapan dan penganiayaan salah sasaran.
” Salah sasaran, korbannya tidak tahu menahu masalah, langsung disekap dan dianiaya oleh para pelaku,” Jelasnya.
Kepada Polisi, pelaku berdalih bahwa istrinya sedang jalan dengan pria lain, hal tersebut menyulut emosinya sehingga terjadi penyekapan dan penganiayaan.
Istri pelaku pamit hendak ke Bone, namun dia mendapat informasi jika istrinya tidak ke Bone melainkan bersama pria lain.
Pelaku dan keluarganya mencari istrinya yang sedang bersama pria lain, akhirnya ditemukan di wilayah Desa Lampenai, kecamatan Wotu.
Pelaku menemukan istrinya bersama pria lain, termasuk korban yang merupakan sopir mobil, ketiganya diamankan oleh para pelaku.
Namun istri dan teman prianya berhasil kabur, korban sopir tertinggal dan dibawa oleh para pelaku ke rumah pelaku lalu disekap, kaki diikat dan dianiaya.
” Pelaku utama sudah diamankan, terduga pelaku lainnya juga sedang diperiksa, kita masih lakukan pengembangan para terduga,” Ungkap Kapolsek.
Korban sudah membuat laporan Polisi, korban mengalami luka lebam akibat penganiayaan.











