Bantah Lakukan Penganiayaan, Ketua DPRD Bone Akan Lapor Balik Staf

Liputan : Yusri

Bone, batarapos.com – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah ( DPRD ), Kabupaten Bone, Sulawesi Selatan Andi Tenri Wali Nonong, SH. buka suara usai dirinya dituding melakukan dugaan penganiayaan, hingga berujung pelaporan di Mapolres Bone.

Dalam konfirmasinya kepada batarapos.com kamis 23 Juli 2026, Ketua DPRD Kabupaten Bone membantah keras tudingan tak berdasar tesebut. Ia menuturkan pernyataan pers yang diberikan pelapor Yuli Novita Sari, tidak sesuai dengan fakta sebenarnya alias keliru hingga menyesatkan publik.

” Saya tidak pernah melempari bosara yang berisi kue ke wajah Yuli apalagi menyiram air hingga melempar pakai botol, itu fitnah besar, ” kata Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Wali Nonong.

Andi Tenri Wali Nonong menceritakan kronologi kejadian bermula saat DPRD menerima kunjungan kerja dari Danyon Cavaleri, dimana saat itu, tamu terhormat tersebut dilayani oleh Kabag DPRD Kabupaten Bone dengan harmonis.

” Saat itu saya sedang berada diluar kantor, jadi saya utus Pak Kabag untuk melayani tamu dulu, pas saya sampai dikantor rupanya tamu sudah pergi dan saya langsung kekantin bersama pak Sekwan, ” Terangnya.

Tidak berselang lama duduk bersantai dikantin bersama Sekwan DPRD dan staf lainya, Tiba-tiba dari kejauhan muncul Kabag DPRD Bone berjalan santai menuju kantin dengan menenteng satu biji kue dari ruangan kantor gedung DPRD, sontak itu juga Andi Tenri Wali Nonong bercanda gurau seperti biasa kepada Kabag.

” Saya bilang ke pak Kabag, teganya makan kue sendiri, pak Kabag bilang kesaya, mauki gah juga? Masih ada diruangan sisa jamuanya tamu tadi , ” Cetus Ketua DPRD.

Mendengar percakapan keduanya, Wahyu yang saat itu juga berada dikantin bersama Ketua DPRD spontan langsung menelfon staf diruangan lounge, tempat kue tersebut untuk dibawah dikantin dan disantap bersama.

” Di bawah mi ini kue sama Anti, selang sekitar dua jam saya duduk dikantin sambil makan kue, Anti melapor ke Bu Sindo katanya Yuli pertanyakan itu kue, karena kebetulan saat itu masih ada tamu yang mau datang dari Sidrap, ” Tambahnya.

Rupanya Yuli emosi lantaran sisa kue yang disajikan tamu sebelumnya, rupanya dipersiapkan untuk tamu berikutnya dari Kabupaten Sidrap. Namun dibawah oleh Anti ke kantin dan disantap oleh staf DPRD tanpa sepengetahuanya.

” Disitu Yuli marah sama Anti, Yuli bilang kalau tamu dari Sidrap datang suruh saja ke kantin karena diambil semua kue dibawah ke kantin , ” tutur Ketua DPRD

Mendengar aduan Anti, dan merasa tidak dihargai terlebih kue yang dibawah Anti tengah dinikmati staf lainya, Ketua DPRD memanggil Yuli untuk datang dikantin dengan maksud mempertanyakan ocehan Yuli.

” Yuli datang dan langsung duduk disamping kiriku, pas saya tanya dia menyangkal dan banyak bicaranya, spontan saya ambil satu biji kue dan kasih makan Yuli, ” lanjut Andi Tenri Wali Nonong.

Selain itu, dan masih diluar controlnya Andi Tenri Wali Nonong juga mengaku sempat memukul meja didepannya, hingga mengakibatkan kue dan air dalam kemasan botol diatas meja berhamburan jatuh ke tanah.

” Posisi Yuli saat itu disebelah kiri saya, sedangkan botol yang jatuh waktu saya pukul meja itu jatuh ke kanan, banyak saksinya waktu kejadian dan tidak pernah saya lempari botol apalagi lumuri mukanya kue, ” tambahnya.

Disinggung terkait upaya hukum yang bakal ditempuh Ketua DPRD Kabupaten Bone, usai dirinya dilaporkan. Rupanya Andi Tenri Wali Nonong tidak tinggal diam, terlebih citra dan nama baiknya tercoreng ulah terlapor.

” Saya akan lapor balik, ” Tegas Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Wali Nonong.

Sebelumnya Yuli Novita Sari (29) melaporkan Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Wali Nonong di Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT), dengan bukti laporan polisi nomor: LP/450/VII/2026/SPKT/RES BONE tertanggal 22 Juli 2026

Dalam keterangan yang pers diberikan oleh Staf Sekertariat DPRD di media, seolah menjadi korban penganiayaan Ketua DPRD Kabupaten Bone Andi Tenri Wali Nonong menggunakan bosara alias tempat kue ke arah wajahnya. Tidak hanya itu, ia juga mengaku dilempari botol mineral oleh terlapor.

BERITA TERKAIT

TRENDING

JARINGAN SOSIAL

38,000FansSuka
263PengikutMengikuti
53PengikutMengikuti
3,190PelangganBerlangganan