Liputan : Rudini
Morowali Utara, batarapos.com – Dalam upaya meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Polres Morowali Utara menggelar Apel Siaga Penanggulangan Bencana Karhutla di Lapangan Apel Polres Morowali Utara, Selasa (11/8/2026).
Apel siaga tersebut dipimpin langsung Bupati Morowali Utara, Dr. dr. Delis Julkarson Hehi, MARS, didampingi Kapolres Morowali Utara AKBP Junaidy Anthonius Weken, S.I.K.
Kegiatan diikuti personel TNI dari Yonif TP 825/Garuda Yudha Sakti, personel Polres Morowali Utara, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), BPBD, serta Senkom Kabupaten Morowali Utara.
Dalam amanat Kapolda Sulawesi Tengah yang dibacakan Bupati Morowali Utara, disampaikan bahwa apel siaga tersebut dilaksanakan secara serentak di seluruh jajaran Polres se-Sulawesi Tengah.
Apel ini menjadi bentuk kesiapan bersama dalam mengantisipasi serta menanggulangi potensi kebakaran hutan dan lahan di wilayah hukum Polda Sulawesi Tengah.
Kapolda menekankan pentingnya Satgas Karhutla bekerja secara maksimal, efektif dan efisien, dengan mengedepankan langkah-langkah pencegahan agar kebakaran tidak meluas.
Usai apel, Bupati Morowali Utara bersama Kapolres Morowali Utara, para pejabat utama (PJU) Polres dan Kasatpol PP melakukan pemeriksaan langsung terhadap berbagai sarana dan prasarana pendukung penanggulangan karhutla.
Pengecekan meliputi mesin pompa air, selang pemadam, kendaraan operasional hingga perlengkapan personel. Pemeriksaan dilakukan untuk memastikan seluruh peralatan berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi kebakaran hutan dan lahan.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Morowali Utara juga menyampaikan rencana untuk mendukung setiap Polsek dan Koramil agar memiliki APAR (Alat Pemadam Api Ringan).
Keberadaan APAR di tingkat kecamatan diharapkan dapat menjadi langkah awal untuk melakukan penanganan apabila terjadi kebakaran, sehingga api dapat segera dikendalikan sebelum membesar dan sebelum tim penanggulangan karhutla tiba dengan peralatan yang lebih lengkap.
Kapolres Morowali Utara menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada Bupati Morowali Utara atas dukungan tersebut. Ia menegaskan bahwa komunikasi, koordinasi, kolaborasi dan soliditas antara pemerintah daerah, TNI dan Polri harus terus dipertahankan.
Menurutnya, ancaman karhutla harus diantisipasi sejak dini melalui langkah preventif serta kesiapsiagaan seluruh instansi terkait.
“ Apel siaga yang kita laksanakan merupakan bentuk komitmen Polres Morowali Utara dalam menghadapi potensi karhutla yang dapat terjadi kapan saja. Saya meminta seluruh personel untuk selalu siap siaga, menjaga kesehatan, meningkatkan kemampuan, serta memastikan seluruh peralatan dalam kondisi prima sehingga dapat digunakan secara maksimal saat dibutuhkan di lapangan, ” tegas Kapolres.
Lebih lanjut, Kapolres berharap seluruh personel menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta terus memperkuat sinergi dengan seluruh instansi terkait, baik dalam upaya pencegahan maupun penanganan karhutla.
“ Penanggulangan karhutla bukan hanya tugas satu instansi, melainkan membutuhkan kerja sama dan kolaborasi semua pihak. Dengan kesiapan personel dan peralatan yang kita miliki saat ini, saya optimistis kita semuanya telah siap memberikan respons cepat dan terbaik untuk melindungi masyarakat serta menjaga kelestarian lingkungan dari dampak karhutla, ” tambahnya.
Melalui apel gelar kesiapsiagaan tersebut, Polres Morowali Utara menunjukkan komitmennya dalam mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan. Kesiapan personel, sarana dan prasarana diharapkan mampu memastikan seluruh kekuatan dapat digerakkan secara cepat, tepat dan profesional.
Langkah tersebut sekaligus menjadi bagian dari upaya bersama untuk menjaga keamanan dan keselamatan masyarakat serta kelestarian lingkungan di Bumi Tepo Asa Aroa.











