Liputan : Dedi
Palopo, batarapos.com – Politeknik Dewantara (Polidewa) melantik 1.808 mahasiswa baru Tahun Akademik 2026/2027 dalam sebuah kegiatan yang digelar secara terbuka di Lapangan Pancasila, Kota Palopo, Sulawesi Selatan, Jumat (28/8/2026) pagi.
Jumlah mahasiswa baru tersebut mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya yang mencatat 1.151 mahasiswa baru pada Tahun Akademik 2025/2026. Peningkatan ini menjadi salah satu indikator meningkatnya kepercayaan masyarakat terhadap Politeknik Dewantara sebagai perguruan tinggi vokasi yang berorientasi pada dunia kerja dan industri.
Pelantikan dihadiri Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra), Drs. Taufik Gurrahman, M.Si., yang mewakili Wali Kota Palopo. Hadir pula Ketua Yayasan Pendidikan Dewantara Utama (YPDU) Asmawati, S.Pd., M.Pd. beserta jajaran, Direktur Politeknik Dewantara Dr. Suaedi, S.Pd., M.Si., jajaran pimpinan, dosen, tenaga kependidikan, serta civitas akademika Politeknik Dewantara.
Berbeda dari pelantikan mahasiswa baru pada umumnya, kegiatan tahun ini mengusung konsep terbuka dan berada di ruang publik. Ribuan mahasiswa baru mengelilingi panggung berbentuk bundar yang ditempatkan di tengah Lapangan Pancasila.
Prosesi pelantikan ditandai dengan pemakaian almamater dan topi mahasiswa secara serentak oleh mahasiswa baru berdasarkan arahan Direktur Politeknik Dewantara yang berdiri di atas panggung.
Dalam sambutannya, Direktur Politeknik Dewantara Dr. Suaedi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh mahasiswa baru yang telah resmi menjadi bagian dari keluarga besar Politeknik Dewantara.
” Pertama saya sampaikan, selamat atas dilantiknya saudara-saudara. Selamat datang di kampus yang paling inovatif di Indonesia. Anda tidak salah pilih, ” ujar Dr. Suaedi.
Ia menegaskan bahwa Politeknik Dewantara terus memperkuat karakter pendidikan vokasi melalui kerja sama dengan dunia industri, program magang, serta peluang pengembangan kompetensi mahasiswa ke tingkat nasional dan internasional.
Menurutnya, Politeknik Dewantara merupakan salah satu perguruan tinggi yang aktif membangun kerja sama dengan industri. Mahasiswa juga diberikan kesempatan mengikuti program magang di berbagai daerah, termasuk Jakarta, Kalimantan, Yogyakarta, Bandung, hingga Morowali.
” Mahasiswa kita juga banyak yang mendapatkan kesempatan magang ke Taiwan. Saudara-saudara harus mempersiapkan diri. Apakah siap ke Taiwan, Jepang, Australia? ” katanya yang disambut antusias mahasiswa.
Dr. Suaedi juga menyoroti berbagai program internasional yang dikembangkan Politeknik Dewantara, salah satunya dengan menghadirkan guru Bahasa Mandarin dari China serta menjalin kerja sama pembelajaran Bahasa Mandarin dengan Universitas Hasanuddin.
Selain itu, Politeknik Dewantara juga telah ditunjuk sebagai International Test Center (ITC) yang mendukung pelaksanaan tes bagi mahasiswa atau peserta yang memiliki tujuan melanjutkan pendidikan maupun berkarier ke luar negeri.
Di hadapan mahasiswa baru, Direktur kembali menegaskan karakter pendidikan vokasi Politeknik Dewantara yang menempatkan pengalaman industri sebagai bagian penting dari proses pembelajaran.
Ia menjelaskan bahwa mahasiswa Politeknik Dewantara menjalani program magang selama 1,5 tahun sebagai bagian dari pembentukan kompetensi dan kesiapan kerja.
” Di Politeknik Dewantara, sebelum selesai kuliah, harus sudah bekerja. Magang di perusahaan menjadi salah satu syarat. Kita ingin lulusan memiliki pengalaman nyata di dunia kerja, ” jelasnya.
Ia juga menyampaikan bahwa sistem pendidikan di Politeknik Dewantara tidak menggunakan skripsi sebagai tugas akhir, tetapi mengedepankan pengalaman praktik dan penyelesaian persoalan yang relevan dengan kebutuhan industri.
Menurutnya, selain kompetensi teknis, mahasiswa harus membangun karakter, kedisiplinan, etos kerja, dan kemampuan beradaptasi.
” Perbaiki karakter, disiplin, dan kerja keras. Insya Allah anda akan sukses di masa depan. Ini pesan dari industri, ” tegasnya.
Ia juga mengingatkan mahasiswa agar memiliki prinsip untuk tidak menjadi beban negara.
” Salah satu motto Politeknik Dewantara adalah tidak boleh ada yang menganggur. Jangan menjadi beban negara. Semua harus bekerja, ” ujarnya.
Di akhir sambutannya, Dr. Suaedi berpesan agar mahasiswa menjadikan pendidikan sebagai jalan untuk meningkatkan harkat dan martabat keluarga.
” Jadikan kuliah ini untuk mengangkat harkat dan martabat keluarga. Di keluarga kalian adalah pionir, jadikan itu sebagai prinsip dan motivasi untuk terus maju, ” pesannya.
Sementara itu, Staf Ahli Wali Kota Palopo Bidang Kesra, Drs. Taufik Gurrahman, M.Si., mengapresiasi konsep pelantikan mahasiswa baru Politeknik Dewantara yang dilaksanakan secara terbuka di Lapangan Pancasila.
Ia menyebut peningkatan jumlah mahasiswa baru Politeknik Dewantara yang mencapai 1.808 orang merupakan pertumbuhan yang sangat signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
” Ini kenaikannya hampir 100 persen. Barusan kita menyaksikan pelantikan yang inovatif, ” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi mahasiswa yang mengikuti pelantikan di ruang terbuka dan berada di bawah terik matahari. Menurutnya, kondisi tersebut justru menjadi bagian dari pembentukan mental mahasiswa vokasi.
” Tidak usah takut panas. Anda dicetak untuk melawan persoalan di lapangan. Suatu waktu nanti Anda akan duduk di ruangan ber-AC, ” katanya.
Ia berpesan kepada mahasiswa baru agar menikmati proses pendidikan dan tidak mudah menyerah menghadapi berbagai tantangan.
” Terima kasih. Semoga Allah senantiasa melindungi, mencukupkan rezeki, melancarkan segala urusan. Nikmati dan jalani prosesnya. Pasti banyak tantangan, tetapi buah dari perjuangan akan memberikan hasil, ” tuturnya.
Diharapkan, melalui pendidikan vokasi yang berorientasi pada industri, pengalaman magang, penguatan karakter, serta peluang kerja di tingkat nasional dan internasional, Politeknik Dewantara terus mendorong mahasiswa untuk menjadi lulusan yang kompeten, mandiri, dan siap menghadapi dunia kerja.













