Liputan : Dedi
Luwu Utara, batarapos.com — Jajaran Polres Luwu Utara bergerak cepat meredam potensi konflik antar kelompok masyarakat yang terjadi di wilayah Kecamatan Bone-Bone, Kamis (04/06/2026) dini hari.
Wakapolres Luwu Utara KOMPOL Andi Muh. Syafei, S.Sos., M.H., turun langsung ke lokasi untuk memimpin pengamanan setelah adanya aksi provokasi yang dilakukan sekelompok pemuda di sekitar Jembatan Bone-Bone yang berpotensi memicu bentrokan antar warga.
Berdasarkan laporan yang diterima, aksi provokasi tersebut bermula saat sekelompok pemuda dari Dusun Kopi-Kopi, Desa Banyuurip, melakukan tindakan yang memancing reaksi kelompok pemuda dari wilayah lain.
Situasi sempat memanas setelah terjadi aksi pelemparan batu, penutupan akses jalan Trans Sulawesi, serta perusakan fasilitas penerangan di area jembatan.
Akibat kejadian tersebut, arus lalu lintas di Jalur Trans Sulawesi sempat mengalami kemacetan, sementara sejumlah kelompok warga mulai berkumpul dan berpotensi melakukan aksi balasan.
Menyikapi perkembangan situasi tersebut, personel Polsek Bone-Bone yang dipimpin Kapolsek Bone-Bone AKP Muhajir, S.Pd., bersama personel gabungan Polres Luwu Utara terus melakukan langkah-langkah persuasif guna mencegah terjadinya bentrokan antar kelompok masyarakat.
Sekitar pukul 02.50 WITA, Wakapolres Luwu Utara KOMPOL Andi Muh. Syafei, S.Sos., M.H., tiba di lokasi bersama personel Polres Luwu Utara dan langsung mengambil langkah pengendalian situasi dengan melakukan pendekatan kepada massa serta memimpin upaya pembubaran kelompok yang masih bertahan di sekitar jembatan.
Berkat langkah cepat dan terukur yang dilakukan aparat kepolisian, situasi berhasil dikendalikan sehingga potensi konflik yang lebih besar dapat dicegah. Selanjutnya personel gabungan terus melakukan patroli dan pengamanan guna memastikan situasi tetap aman dan kondusif.
Kapolres Luwu Utara AKBP Nugraha Pamungkas, S.I.K., M.H., menegaskan bahwa Polres Luwu Utara berkomitmen menjaga stabilitas keamanan dan tidak akan memberikan ruang terhadap segala bentuk tindakan yang berpotensi mengganggu ketertiban umum maupun memecah persatuan masyarakat.
” Kami mengimbau seluruh masyarakat agar menahan diri dan tidak mudah terprovokasi. Percayakan proses penanganan setiap permasalahan kepada aparat penegak hukum. Mari bersama-sama menjaga keamanan, persaudaraan, dan kondusivitas wilayah Kabupaten Luwu Utara, ” tegas Kapolres.
Hingga menjelang pagi, situasi di wilayah Jembatan Bone-Bone dan sekitarnya terpantau aman, terkendali, serta berada dalam pengawasan aparat kepolisian dan personel pengamanan gabungan.











