Diduga Depresi, Remaja Asal Bone Akhiri Hidup

931

Bone, batarapos.com – Hj. Sanipa (80) sepertinya tidak menyangka, cucu satu-satunya bernama Irsan alias Iccang pergi selama-lamanya dengan cara tidak sewajarnya.

Lelaki berusia 24 tahun ini  ditemukan tidak bernyawa oleh neneknya dengan posisi tergantung didalam kamarnya menggunakan selembar sarung pada Senin malam (1/3/2021) saat hendak mengantarkan makanan untuk cucunya tersebut.

Sekitar jam tujuh malam neneknya baru pulang dari rumah Hj. Ramlah, pas tiba di rumah, Neneknya mengantarkan makanan ke dalam kamar (Almarhum). Disitu mi naliat (Kondisi cucunya) dalam posisi sudah tergantung menggunakan sarung”, tutur keluarga Almarhum (Seling).

Kepala Desa Bengo, Kecamatan Bengo, Andi Arifin dalam konfirmasinya kepada batarapos.com di rumah duka menuturkan, dimana Almarhum merupakan sosok yang pendiam bahkan jarang bergaul dengan teman-temannya.

Jarang memang keluar rumah ini anak, tertutup orangnya”, cetus Kades Bengo Andi.Arifin Selasa (2/3/2021).

Begitu juga dibeberkan oleh tetangga Hj. Sanipa, dimana Almarhum hanya tinggal berdua dengan neneknya.  Setelah ayahnya meninggal dunia sejak Irsal masih kecil dan ibunya (Itang) berada di Negara tetangga Malaysia dan sudah berkeluarga kembali.

Pernah almarhum ke sana (Malayasia), setelah berhenti bekerja (Sebagai) pelayaran. ((Dan)) kembali lagi ke kampung“, beber warga setempat.

Bahkan sebelum mengakhiri hidupnya, Almarhum sempat meminta uang senilai 3 juta rupiah kepada neneknya dengan alasan ingin bekerja di Kota Makassar namun tidak kunjung berangkat.

“Lain-lain memang tingkahnya sejak datang dari Malaysia. (Bahkan) kadang biasa masuk di WC (Kamar mandi) 1 jam baru keluar“, beber warga.

Dikabarkan, Almarhum Irsan akan dikebumikan hari ini di Tempat Pemakaman Umum (TPU) di Desa Bengo, Kecamatan Bengo tanpa disaksikan ibu kandungnya. (Yusri)

SebelumnyaSat Lantas Polres Luwu Timur Tertibkan Kendaraan Pakai Knalpot Racing
SelanjutnyaIndroyanto Seno Adji : Kerumunan di Maumere Tidak Ada Peristiwa Pidana