Digeruduk Ratusan Massa, DPRD Luwu Timur Sepakat Tolak UU Cipta Kerja

780

Luwu Timur, batarapos.com – Digeruduk ratusan pendemo dari berbagai aliansi buruh dan mahasiswa, DPRD Luwu Timur nyatakan sikap tolak UU Cipta Kerja, Senin (12/10/2020).

Ratusan massa menuntut DPRD dan Pemerindah Daerah Luwu Timur menolak pengesahan omnibus law.

Massa aksi tidak diperbolehkan masuk ke halaman DPRD, massa aksi hanya melakukan orasinya didepan gerbang masuk kantor DPRD Luwu Timur.

Petugas keamanan hanya memperbolehkan perwakilan massa aksi sekitar 30 orang untuk melakukan negosiasi di ruang rapat DPRD.

Dalam ruang pertemuan, Perwakilan aksi dan DPRD sepakat menolak UU Cipta Kerja, selanjutnya perwakilan DPRD menemui massa aksi di gerbang DPRD.

Jika rakyat menjerit, maka DPRD juga harus berada dibarisan rakyat, saya sebagai ketua DPRD akan membuka pin saya, membuka jas, kita sama-sama turun ke jalan, hari ini kita sepakat menolak UU Cipta Kerja, selanjutnya kesepakatan ini kita tuangkan dalam suatu pernyataan dan kita tandatangani bersama selanjutnya diteruskan ke pusat” Kata Ketua DPRD Luwu Timur (Amran Syam, S.H) dihadapan perwakilan massa aksi.

Hingga dikabarkan, massa aksi masih melakukan orasi, menuntut Pjs Bupati Luwu Timur menemui para pendemo dan menyatakan sikap menolak UU Cipta Kerja. (**).