Jajaran Polres Bone Gelar Konferensi Pers Penanganan Kasus Sepanjang Tahun 2020

34

Bone, batarapos.com – Seperti kegiatan – kegiatan sebelumnya menjelang akhir tahun, jajaran Polres Bone kembali menggelar Konfrensi Pers guna mempublikasikan secara transparansi kinerja Kepolisian diwilayah ini dalam menangani kasus sepanjang Tahun 2020, Selasa (29/12/2020).

Kondisi Kantibmas diwilayah Kabupaten Bone sendiri khususnya, dilaporkan dari gedung Kantor Kepolisian Polres Bone bahwa aman dan terkendali selama kurung waktu setahun ini.

Dalam pelaksanaan jumpa pers dihadiri oleh sejumlah awak media yang terdiri dari Media Cetak, Online, dan Elektronik lalu kemudian dilakukan tanya jawab.

Keterangan AKBP Try Handako Wijaya Putra S.IK selaku Kapolres Bone Provinsi Sulawesi Selatan, memimpin langsung kegiatan tersebut yang didampingi Kasat Lantas AKP Fitriawan,S.H., Kasat Narkoba AKP Zaki,S.H.,S.IK., Kaur Bin Ops Satreskrim Ipda Sudirman, S.H. dan Paur Humas Bag Ops Ipda Rayendra,S.H.

Memaparkan bahwa sejumlah kasus yang di tangani selama tahun ini, Mulai kriminal murni, tindak pidana korupsi maupun kasus narkoba dan Laka Lantas telah tertangani dengan baik.

Adapun Kasus Kejahatan yang telah dilaporkan dari Tahun 2019 – Tahun 2020 diantaranya :

(1). Anirat Laporan masuk 3 selesai 3 dan trend persen laporan 3 selesai 1, sedangkan tahun 2020 laporan masuk 3 selesai 2 tren persen laporan 100 selesai 50.

(2). pembunuhan tahun 2019 laporan masuk 7 selesai 7 trend persen laporan 1 selesai 3 sedangkan tahun 2020 laporan 6 selesai 3, trend petsen laporan 100 selesai 54,85.

(3). Curat tahun 2019 laporan masuk 32 selesai 22, trend persen laporan 15 selesai 5. Tahun 2020 laporan 17 selesai 15 trend persen laporan 53,12 selesai 72,27.

(4). Curas tahun 2019 laporan masuk 10 selesai 10 trend persen laporan 4 selesai 2 sedangkan tahun 2020 laporan masuk 14 selesai 12 trend persen laporan 53,33 selesai 100.

(5). Ranmor 2 tahun 2019 laporan masuk 17 selesai 10 trend persen laporan 6 selesai 4 sedangkan tahun 2020 laporan 10 selesai 6 trend persen laporan 63,33 selesai 57,14.

(6). Curwan tahun 2019 laporan masuk 13 selesai 12 trend persen laporan 3 selesai 4 sedangkan tahun 2020 laporan 11 selesai 8 trend persen laporan 57,14 selesai 66,66.

(7). Penganiayaan tahun 2019 laporan masuk 271 selesai 262 trend persen laporan 28 selesai 100 sedangkan tahun 2020 laporan 243 selesai 162 trend persen laporan 89,66 selesai 61,83.

(8). Pengeroyokan tahun 2019 laporan masuk 83 selesai 78 trend persen laporan 22 selesai 35 tahun 2020 laporan 61 selesai 48 trend persen laporan 73,49 selesai 61,83.

(9). Pencurian biasa tahun 2019 laporan masuk 535 selesai 531 trend persen laporan 76 selesai 219. Tahun 2020 laporan 459 selesai 312 trend persen laporan 99,25 selesai 58,75.

(10). Perzinahan Tahun 2019 laporan masuk 16 selesai 12 trend persen laporan 2 selesai 8. Tahun 2020 laporan 14 selesai 20 trend persen laporan 87,5 selesai 71,66.

(11). Cabul tahun 2019 laporan masuk 14 selesai 10 trend persen laporan 1 seleaai -6. Tahun 2020 laporan 15 selesai 16 trend persen laporan 107 selesai 160.

(12). KDRT fisik tahun 2019 laporan masuk 46 selesai 36 trend persen laporan 5 selesai 17. Tahun 2020 laporan 41 selesai 19 trend persen laporan 89,13 selesai 59,74.

(13). Penelantaran istri dan anak tahun 2019 laporan 12 selesai 11 trend persen 1 selesai 2. Tahun 2020 laporan 13 selesai 9 trend persen laporan 71,08 selesai 81,81.

(14). Percobaan pemerkosaan tahun 2019  laporan masuk 2 selesai 2 trend persen laporan 0 selesai 1. Tahun 2020 laporan 2 selesai 1 trend persen laporan 100 selesai 80.

(15). Penganiyaan anak dibawah umur rahun 2019 laporan masuk 30 selesai 27 trend persen laporan 1 selesai 8. Tahun 2020 laporan 29 selesai 19 trend persen laporan 96,66 selesai 70,37.

(16). Membawa lari anak dibawah umur tahun 2019 laporan masuk 18 selesai 17 trend persen laporan 3 selesai 9. Tahun 2020 laporan 15 selesai 8 trend persen laporan 83,33 selesai 87,05.

(17). Setubuh anak dibawah umur tahun 2019 laporan masuk 20 selesai 20 trend persen laporan 7 selesai 1. Tahun 2020 laporan 13 selesai 21 trend persen laporan 65 selesai 105.

(18). Cabul anak dibawah umur tahun 2019 laporan masuk 14 selesai 14 trend persen laporan 7 selesai 9. Tahun 2020 laporan 7 selesai 5 trend persen laporan 56 selesai 67,71.

(19). Penemun orok bayi tahun 2019 laporan masuk 2 selesai 2 trend persen laporan 1 selesai 0. Tahun 2020 laporan 1 selesai 0 trend persen laporan 56 selesai 100.

“Keseluruhan kasus-kasus tersebut dari gambar grafik seperti Tahun 2019 jumlah laporan sebanyak 1.132 kasus dan selesai 1.072 kasus, dari trend persen laporan masuk 138 selesai 380. Sedangkan Tahun 2020 laporan 994 selesai 692 trend persen laporan 87,80 selesai 64,55”, jelas Try Handako.

Masih dipaparkanya, untuk kasus tindak pidana khusus di tahun 2019 dan tahun 2020 diantaranya:

(1).Kasus ITE (Penghinaan, pencemaran nama baik) tahun 2019 laporan 20 selesai 13 kasus. trend persen laporan-5 selesai-6. Tahun 2020 laporan 29 selesai 19 kasus Trend persen laporan 120 selesai 146.

(2).Penipuan online tahun 2019 laporan  27 selesai 16. Trend persen laporan  -6 selesai 0. Tahun 2020 laporan 33 selesai 16. Trend persen laporan 122 selesai tetap.

(3).Jaminan fidusia tahun 2019 laporan 12 selesai 10 kasus. Trend persen laporan -3 selesai -3. Tahun 2020 laporan 15 selesai 8. Trend persen laporan 125 selesai 80.

Jumlah kasus laporan masuk tahun 2019 sebanyak 59 selesai 39. Trend persen laporan -14 selesai -4. Tahun 2020 laporan 73 selesai 43. Trend persen laporan 123 selesai 110.

Sedangkan kasus kejahatan merugikan Negara tahun 2020 laporan 1 selesai 0. Trend persen laporan 100 selesai 0. Tahun 2019 laporan 2 selesai 2. Trend persen laporan 1 selesai 100.

Sementara itu penyelamatan kerugian keuangan Negara sebanyak 5 perkara diantaranya:

  1. DLH tahun 2017 Rp 550.993.832.
  2. Desa Salampe kecamatan Ponre TA 2017 Rp 363.226.536.
  3. Desa Pasaka kecamatan Kahu, TA.2017 Rp 67.707.500.
  4. Desa Bontojai kecamatan Bontocani 2019 Rp 17.550.000
  5. Hibah Bawaslu Kabupaten Bone 2017/2018 Rp 11.750.000.

Total kerugian Negara Rp 1.011.227.868.

Adapun jumlah perkara yang ditangani Satreskrim Polres Bone tahun 2019 yakni laporan polisi 1.553 dan selesai 1.290 tunggakan 263 persentase 83,06 persen. Sedangkan tahun 2020 jumlah laporan polisi 1.541 selesai 1.298 tunggakan 243 persentase 84,23 persen.

Untuk jumlah laporan polisi yang masuk mengalami penurunan (0,77%) dan penyelesian perkara meningkat ditahun 2020 (1,17%).

Sementara data upaya paksa tahun 2020 penggeledahan 0, penyitaan 180, penangkapan 170, penahanan 133, pemanggilan saksi 485 dan pemanggilan tersangka 79.

Jumlah barang bukti tahun 2020 terdapat 76, BB uang tunai Rp. 5.235.000, BB Ranmor roda dua 14 unit, BB Handpone 2 unit , BB Laptop 52 buah, BB tabung gas 52 buah.

Perkara yang ditangani sejak bulan Januari – Desember 2019 sebanyak 54 kasus  (DPO 4) selesai 64 kasus, tunggakan nihil, persentase 114%. sedangkan di tahun 2020 terdapat 49 jumlah kasus (1 DPO) selesai 54 kasus, tunggakan nihil, persentase 110%.

Jumlah kasus yang ditangani menurun (36,7%) dan untuk penyelesaian kasus juga menurun (25,1%).

Kasus yang ditangani bulan Januari-Desember 2020 sebanyak 49 kasus narkoba, daftar G nihil, miras nihil sedangkan tahun 2019 sebanyak 53 kasus narkoba, daftar G nihil, miras nihil.

Jumlah tersangka Januari – Desember 2020 sebanyak 67 orang WNI, laki-laki 65 orang, perempuan 2 orang dan 7 orang anak.

Kategori pelaku bulan Januari-Desember 2020, Produsen nihil, bandar nihil, pengedar 6 orang, pengguna 61 orang, sedangkan tahun 2019 produsen nihil, bandar nihil, pengedar 2 orang, pengguna 64 orang.

Jumlah barang bukti terhitung sejak bulan januari sampai desember 2020, jenis narkoba kurang lebih 890,47 gram sabu, 9 linting tembakau gorilla, Daftar G nihil, Miras nihil. Tahun 2019 narkoba kurang lebih 163,23 gram sabu, daftar G 1281 buah berbagai jenis kosmetik, miras nihil. (Yusri/Hana).