Kadis PMD Sulbar Kecewa, Sebut ASN Pengecut !

452

Sulbar, batarapos.com – Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Provinsi Sulbar (Muhammad Jaun) kecewa terhadap para ASN yang meninggalkan Mamuju pasca bencana gempa Jumat pekan lalu.

Muhammad Jaun sangat kecewa pasalnya sebagian besar ASN Mamuju memilih pergi keluar daerah disaat masyarakat membutuhkan bantuan, disisi lain justru masyarakat luar daerah yang masuk ke Mamuju untuk memberikan peetolongan.

Kekecewaan Kadis PMD itu juga diluapkan melalui media sosial (facebook) di akun pribadinya (Muhammad Jaun).

“Aparatur Sipil Negara yang mengabdi di Sulbar dan meninggalkan Wilayah Mamuju dalam kondisi bencana layak disebut : “Pengecut”..!!! Tabe..! ” Tulis Muhammad Jaun di akun facebook pribadinya.

Kepada batarapos.com, Muhammad Jaun membenarkan ungkapan kekecewaannya terhadap para ASN yang dipostingnya di media sosial facebook.

Kadis PMD meluapkan kekecewaannya itu saat berada di kantor BPBD Mamuju, dimana sejumlah pihak mengeluh lantaran kewalahan dalam membantu masyarakat sementara sebagian ASN Memilih pergi keluar daerah.

“Postingan ini lahir pada saat saya dikantor BPBD saat itu banyak yang mengeluh banyak yang lari ASN makaya saya sempat bilang siapa yang bisa bantu kita, orang luar saja masuk di wilayah kita ini mau bantu pelayanan dan sebagainya malah kabur semua, ini kan tidak adil anda ini seorang ASN, ok lah kita panik tapi amankanlah dulu keluargamu baru kau kembali itulah maksud saya” ungkap M Jain.

Dia juga menambahkan, bahwa seharusnya ASN yang di Mamuju memberi contoh terhadap masyarakat luar yang datang membantu.

“Seharusnya kita memberikan contoh kepada saudara kita yang datang membantu, setiap orang berhak mempertahankan hidup tapi coba kita pikir apakah mereka yang datang ini yang ingin membantu kita tidak memikirkan hidup mereka, tapi saya tidak masalah kalau ini dipermasalahkan tetapi ini rasa kekecewaan saya yang saya rasakan, bayangkan membuat kopi saja untuk orang yang datang itu sudah sangat berarti sekali,” tutupnya. (Sbn).

SebelumnyaGempa Sulbar, 84 Orang Meninggal Dunia, Ratusan Korban Luka
SelanjutnyaCuaca Buruk, Jalur Arah Selatan ke Malunda Ditutup Malam Ini